Advertisement
Soal Kelanjutan Pembangunan Parkir Wisata Nglanggeran Gunungkidul Tunggu Kebijakan dari Provinsi
Kondisi terkini area pembangunan kawasan parkir Nglanggeran tahap kedua yang berhenti karena rekanan diputus kontrak, foto diambil 27 Februari 2025 - Harian Jogja/David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan kawasan parkir wisata Nglanggeran tahap dua di Kapanewon Patuk tidak berjalan dengan lancar. pasalnya, rekanan yang mengerjakan diputus kontrak sehingga pembangunan tidak bisa terselesaikan hingga sekarang.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana mengatakan, pembangunan kawasan parkir Nglanggeran dilaksanakan di 2024 dengan alokasi anggaran Rp5 miliar. Meski demikian, proses tidak berjalan dengan lancar karena rekanan yang mengerjakan belum dapat menyelesaikan pengerjaan sesuai dengan tanggung jawabnya.
Advertisement
“Dilakukan pemutusan kontrak terhadap rekanan yang bersangkutan,” kata Windu, Minggu (16/3/2025).
Akibat pemutusan kontrak ini, maka proses pembangunan kawasan parkir tidak selesai sesuai yang diharapkan. Menurut dia, anggaran pembangunan dengan memanfaatkan alokasi dari Dana Keistimewaan yang dikucurkan oleh Pemerintah DIY.
Oleh karena itu, pihaknya belum dapat memastikan kapan proyek ini bisa dilanjutkan kembali. Windu berdalih, bahwa kelanjutan pembangunanya masih dibahas di Paniradya Keistimewaan yang menggurusi Danais milik Pemerintah DIY.
“Jadi kami belum bisa sampaikan perkembangan untuk kelanjutan pembangunannya,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kalurahan Nglanggeran, Patuk berharap proses pembangunan kawasan parkir terpadu Nglanggeran bisa diselesaikan. Hal ini tak lepas macetnya pembangunan tahap kedua yang berlangsung di 2024 lalu.
Lurah Nglanggeran, Widada mengatakan, ada harapan dari warga agar pembangunan kawasan Parkir Nglanggeran bisa diselesaikan. Meski tidak tahu secara detail permasalahan penghentian pengerjaan, namun dari yang beredar ada pemutusan kontrak dengan rekanan yang melaksanakan pembangunan tahap kedua.
“Harapannya bisa dilanjutkan agar tidak jadi bangunan yang mangkrak,” kata Widada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
Advertisement
Advertisement







