Inggris Pesta 7 Gol ke Gawang Kroasia, Ini Pencetaknya
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Ilustrasi sekolah rakyat. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Yayasan Taman Siswa mengaku siap untuk bekerja sama dengan Kementerian Sosial terkait rencana pengembangan Sekolah Rakyat di Kota Jogja.
Sekretaris Jenderal Taman Siswa Ki Saur Panjaitan pihaknya memandang Sekolah Rakyat ini sejalan dengan cita-cita Ki Hajar Dewantara. "Kita menyambut tawaran itu bersama-sama dan bergandengan tangan," katanya, Jumat (2/5/2025).
Pernyataan itu disampaikan menyusul dua kali pertemuan antara pihak Taman Siswa dengan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo terkait rencana pendirian Sekolah Rakyat.
Pertemuan pertama dilakukan di Balai Kota Yogyakarta, sedangkan pertemuan kedua berlangsung di Kementerian Sosial dipimpin langsung oleh Mensos Saifullah Yusuf.
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, Mensos Saifullah Yusuf sempat menanyakan terkait keistimewaan Yogyakarta. Menurut Ki Saur, pihaknya menyampaikan bahwa di Jalan Taman Siswa, Kota Yogyakarta terdapat lahan yang luas dan siap dikerjasamakan.
Lahan tersebut dianggap sesuai untuk menjadi lokasi pendirian Sekolah Rakyat, apalagi program itu sejalan dengan nilai-nilai pendidikan yang selama ini dijalankan Taman Siswa.
"Lahannya luas, lebih dari 5 hektare, dibagi menjadi tiga bagian. Namanya kerja sama tentu harus saling menguntungkan," kata dia.
Menurut Ki Saur, usulan pemanfaatan lahan Taman Siswa berasal dari Wali Kota Yogyakarta yang menilai bahwa program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial perlu mendapat dukungan dari kota, terlebih karena ketersediaan lahan pemerintah daerah sangat terbatas.
Saat ini, kata dia, kompleks Taman Siswa masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar oleh sekitar 500 siswa dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Namun, Ki Saur memastikan keberadaan Sekolah Rakyat nantinya tidak akan mengganggu kegiatan tersebut.
"Jumlah siswanya sudah tidak terlalu banyak, jadi tidak akan terganggu dengan Sekolah Rakyat. Malah akan jadi simbiosis mutualisme. Bisa mengembalikan muruah Taman Siswa di tengah perubahan zaman," ujarnya.
Meski demikian, secara teknis kerja sama itu masih dalam tahap awal. Taman Siswa masih menunggu penyusunan nota kesepahaman dengan Kementerian Sosial untuk memastikan bentuk dan cakupan kerja sama.
"Kalau perkara dibangun baru atau direhabilitasi, itu masih sangat teknis. Kami akan lihat dulu seperti apa isi nota-nota kerja samanya, apa saja yang akan dikerjasamakan, termasuk persyaratannya. Kami juga sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti ini," kata Ki Saur.
Taman Siswa, kata dia, mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperbaiki mutu pendidikan secara inklusif dan merata. "Wong ini Sekolah Rakyat, kita harus mendukung," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Menkum Supratman meminta jajaran Kemenkum melakukan patroli siber untuk menjaring aspirasi, kritik, dan keluhan masyarakat.
G7 sepakat melepas hingga 100 juta barel minyak dari cadangan strategis selama empat bulan untuk menekan harga energi.
Proyek data center AI Rp3,5 triliun di Jatiluhur dihentikan sementara. KDM menyebut kelalaian konsultan terkait data perizinan.
AS mengerahkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Saudi dan Qatar untuk melindungi fasilitas energi di tengah ancaman konflik Iran.
Angka pernikahan di Jogja turun. Pendidikan, karier, ekonomi hingga ketakutan gagal berumah tangga memengaruhi keputusan anak muda.