Cegah Kekerasan Seksual, Sekolah Jogja Diminta Lebih Proaktifs
Sekolah di Kota Jogja diminta memperkuat pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan siswa melalui Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
SMP Negeri 4 Banguntapan, Selasa (6/5/2025). - Harian Jogja/Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, BANTUL—Empat siswi SMP Negeri 4 Banguntapan Bantul dihukum kepala sekolah dengan mengisap rokok akibat ketahuan membawa rokok elektrik.
Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menyebut akan memproses kasus ini.
Nurul Adiati, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikpora Bantul mengatakan, jawatannya telah menerima laporan dari dua pihak dan akan menindaklanjuti konflik tersebut.
“Laporan sudah kami terima dan kami tindak lanjuti. Kami baru berproses,” ujar Nurul Adiati, Selasa (5/5/2025).
Ketika disinggung soal potensi sanksi terhadap kepala sekolah, Nurul belum bisa mengungkapkan secara gamblang dan masih akan mempelajari fakta di lapangan. Keluarga siswi meminta kepala sekolah untuk diberi sanksi dipindahkan dari SMPN 4 Banguntapan.
“Tentu kami menindaklanjuti secara kepegawaian dulu karena urusannya kami di kepegawaian. Itu nanti ada timnya, tentu kami mencari fakta-fakta dulu di lapangan seperti apa baru akan kita bahas lebih lanjut,” kata dia.
Paman siswi, Galih Pamungkas melaporkan tindakan hukuman yang dilakukan kepala sekolah pada Senin (5/5/2025) lalu. Menurutnya, laporan ini merupakan kesepakatan dari orang tua keempat siswi yang dikenai hukuman.
BACA JUGA: Menyuruh Empat Siswi Merokok, Kepala SMPN 4 Banguntapan Bantul Dilaporkan ke Ombudsman
Galih menyayangkan tindakan kepala sekolah yang dinilai berlebihan dalam memberikan sanksi. Ia mengklaim bahwa siswi yang membawa rokok elektrik pod bukan untuk dipakai sendiri, melainkan untuk dijual.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Banguntapan, Sugi Paryanto, mengakui hukuman merokok tersebut kurang pas diterapkan ke anak-anak. Namun, ia menegaskan keempat siswi yang dihukum kerap bermasalah saat di sekolah.
Sugi pun mengklaim hukuman disuruh merokok telah disosialisasikan kepada murid secara lisan sejak awal tahun ajaran.
“Biarpun di awal sudah disampaikan, ini semacam gertakan dengan harapan murid akan takut dengan gertakan ini dan mematuhi peraturan yang ada. Tapi tetap ada anak yang melanggar,” jelas Sugi, Selasa (6/5/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah di Kota Jogja diminta memperkuat pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan siswa melalui Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.