Pemkot Jogja Biayai Relokasi Anak Korban Daycare, Izin Diperketat
Pemkot Jogja membiayai relokasi 88 anak korban daycare Little Aresha sekaligus mempercepat pembenahan izin daycare di Kota Jogja.
Ayla Naznin, siswi SDIT Luqman Al Hakim peraih nilai ASPD tertinggi di Jogja. /Dok. SDIT Luqman Al Hakim.
Harianjogja.com, JOGJA—Hasil Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) jenjang SD telah diumumkan beberapa waktu lalu. Dari seluruh siswa, terdapat satu murid yang mencatatkan poin sempurna 300,00 dari tiga kategori yang diujikan.
Satu-satunya murid peraih nilai sempurna sekaligus ASPD tertinggi di Jogja ialah Ayla Naznin Amira Hantoro, siswi SD Islam Terpadu (IT) Luqman Al Hakim Kota Jogja. Orang tua Ayla, Andana Waris Putri, mengaku tidak menyangka putrinya dapat meraih nilai sempurna sebab proses belajar putrinya tidak begitu diforsir ketika di luar sekolah.
“Ayla tipenya menyerap pelajaran di sekolah, karena di rumah porsi belajarnya tidak banyak. Di sekolah jam 7 sampai jam 3:30 sore lumayan lama waktunya, mungkin dari situ menyerapnya,” kata Andana Waris kepada Harian Jogja, Selasa (10/6/2025).
Andana mengatakan, selain di sekolah, Ayla biasa mengikuti les dua kali dalam sepekan. Sedangkan, proses belajar di rumah dilakukan saat malam hari sekitar dua jam maksimal hingga jam 9 malam.
Meski tidak begitu memforsir belajar, Ayla kerap mencatatkan prestasi membanggakan ketika di sekolah. Selain nilai sempurna ASPD, perempuan berusia 12 tahun ini kerap menempati ranking 1 hingga 2 di kelas.
Andana menuturkan, mata pelajaran yang paling digemari putrinya ialah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Ayla bahkan beberapa kali mewakili sekolahnya dalam olimpiade IPA.
Orang tua Ayla cukup detail dalam membimbing putrinya. Menjelang pelaksanaan ujian, Ayla dibelikan beberapa buku latihan soal kisi-kisi ASPD dan dipelajari kelemahannya.
“Kalau IPA saya hanya mengajari sedikit-sedikit. Tapi kalau matematika dia enggak terlalu suka malah. Kalau soal matematika ASPD kan tidak sekadar hitungan, karena ada soal cerita juga,” kata Andana.
Namun, Ayla tidak mencoba menghindar dari kelemahannya tersebut. Ketika belajar, ia selalu mengerjakan ulang materi yang dirasa masih belum terlalu dikuasai hingga akhirnya bisa memahami.
Saat ini, fokus Ayla ialah mengejar cita-citanya bersekolah di SMP Negeri 5 Jogja. Ayla mengatakan, sudah sejak lama dirinya bermimpi bisa melanjutkan studi di sekolah favorit di Kota Jogja tersebut.
Tak hanya itu, ia juga sudah bermimpi ingin melanjutkan studi di SMA Negeri 3 Jogja atau yang dikenal dengan nama Padmanaba. Sekolah yang terletak di Kotabaru ini dikenal kerap mencetak alumni yang diterima di berbagai universitas top Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja membiayai relokasi 88 anak korban daycare Little Aresha sekaligus mempercepat pembenahan izin daycare di Kota Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.