Usai Dugaan Keracunan MBG, Seluruh Siswa SDN Kowang Pulih
Sebanyak 18 siswa SDN Kowang Bantul yang sempat diduga keracunan MBG kini kembali masuk sekolah setelah kondisi membaik.
Tangkapan layar laman SPMB Bantul. /SPMB 2025.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantul mengklaim bahwa permasalahan 3000 siswa yang belum melakukan pengajuan akun SPMB tingkat SMP pada hari terakhir, sudah teratasi.
Sekretaris Dikpora, Titik Sunarti menyampaikan 3.000 siswa yang tidak melakukan pengajuan akun memiliki alasan tersendiri.
"Yang belum mengajukan akun memiliki beberapa alasan. Seperti sudah diterima di luar Daerah atau diterima di Pondok pesantren. Tapi sudah teratasi karena sudah diperpanjang sampai jam 14.00 WIB hari Jumat kemarin, awalnya kan cuma sampai jam 10.00 WIB. Jadi pengajuan akun sudah ditutup," ujarnya kepada Harianjogja.com, Minggu (22/6/2025).
BACA JUGA: Jadwal Pemadaman Listrik Pemadaman Listrik Hari Ini Senin 23 Juni 2025: Giliran Sleman
Ia juga menyatakan meski pendaftaran melalui sistem daring semua, namun pihak-pihak sekolah tetap membuka layanan untuk jaga-jaga jikalau ada wali murid atau siswa yang kesulitan dalam proses pendaftaran. "Iya, sekolah tetap membuka layanan," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dikpora Bantul, Eko Nugroho Setyanto menyampaikan pihaknya membuka aduan terkait pendaftaran SPMB tingkat SMP.
Nugroho menyampaikan untuk wali murid atau pendaftar sendiri bisa melaporkan atau konsultasi langsung kepada Dikpora Bantul jika menemui kendala.
Pendaftaran untuk jalur domisili radius, afirmasi, prestasi, dan mutasi dibuka pada 23 Juni sampai 25 Juni. Hasil pengumuman sendiri pada hari yang sama yaitu 25 Juni.
"Kami buka Posko pengaduan di kantor Dikpora, untuk hotline Whatsapp bisa ke nomor 082147200026, selain itu ada buku tamu pada aplikasi SPMB online, serta wali murid juga bisa melakukan pengaduan e Website dikpora.bantulkab.go.id."
"Pendaftaran untuk domisili wilayah sendiri dibuka pada 30 Juni 2025 untuk domisili wilayah, pengumuman tanggal 2 Juli," kata Nurgroho, Selasa (17/6).
Selain itu Nugroho juga mengaku pihaknya dibantu pengawasan oleh Omnibusman RI dan juga Unit Layanan Disabilitas (ULD). "Di pengawasan kami juga dibantu oleh ORI dan ULD," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 siswa SDN Kowang Bantul yang sempat diduga keracunan MBG kini kembali masuk sekolah setelah kondisi membaik.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.