MBG Prasmanan di DIY Belum Diperluas, BGN Tunggu Evaluasi
BGN DIY belum menentukan perluasan MBG prasmanan setelah uji coba di dua sekolah. Keputusan menunggu evaluasi pelaksanaan di lapangan.
Atlet angkat berat NPC Kota Jogja saat menjalani latihan di Kompleks Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, pada Rabu (25/6/2025) siang. -Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—National Paralympic Committee (NPC) Kota Jogja menargetkan perolehan medali emas dalam ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Gunungkidul 2025 melebihi capaian pada edisi sebelumnya. Pada Peparda 2022, kontingen Kota Jogja sukses mengantongi 27 medali emas dan menempati peringkat ketiga di bawah Bantul dan Sleman.
Sekretaris NPC Kota Jogja yang juga atlet angkat berat, Faris Fadli, mengatakan persiapan para atlet menuju Peparda sudah cukup matang. Sejak Mei lalu, para atlet telah menjalani pemusatan latihan dan akan terus berlanjut hingga Agustus. Sebelumnya, latihan mandiri juga telah dilakukan oleh para atlet secara rutin.
“Persiapan kita sudah cukup baik, dari progres maupun kualitas semua berjalan bagus. Sekarang hasilnya mulai terlihat,” ujar Faris, Rabu (25/6/2025).
Kontingen Kota Jogja akan turun di 10 cabang olahraga, di antaranya atletik, angkat berat, bulu tangkis, renang, anggar, dan tenis meja. Faris menyebut peluang untuk menjadi juara umum terbuka lebar tahun ini, seiring dengan perubahan regulasi dalam Peparda 2025.
“Salah satu regulasi baru adalah atlet tunarungu tidak bisa ikut. Ini bisa berpengaruh pada perolehan medali kabupaten lain yang biasanya mengandalkan atlet tunarungu. Kita berusaha memaksimalkan peluang dari situ,” ujarnya.
Meski demikian, jumlah kontingen Kota Jogja tahun ini lebih sedikit dari yang direncanakan. Awalnya, NPC Kota Jogja menargetkan membawa 80 hingga 100 atlet sebagai upaya memperluas partisipasi. Namun karena efisiensi anggaran, jumlah itu dipangkas menjadi 60 atlet yang seluruhnya diproyeksikan meraih medali.
“Hanya saja kan ada efisiensi anggaran, itu pengaruh juga ke anggaran kita. Akhirnya kita melakukan pemangkasan, yang kita korbankan jumlah atletnya. Jadi 60 atlet benar-benar punya target medali,” kata Faris.
Dengan persiapan yang solid dan strategi yang matang, NPC Kota Jogja optimistis bisa mencetak prestasi gemilang di ajang olahraga disabilitas tingkat DIY yang berlangsung pada 24 hingga 29 Agustus 2025 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN DIY belum menentukan perluasan MBG prasmanan setelah uji coba di dua sekolah. Keputusan menunggu evaluasi pelaksanaan di lapangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.