Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, ratusan jemaah haji dari Kota Jogja bersiap kembali ke Tanah Air. Ratusan jemaah haji dijadwalkan tiba di Kota Jogja pada 3 dan 11 Juli 2025.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja, Muhammad Tahrir, menjelaskan kepulangan jemaah haji asal Kota Jogja dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 70, 71, dan 95.
Saat ini, seluruh jemaah sudah berada di Madinah dan bersiap pulang ke Tanah Air. Tahrir menjelaskan untuk Kloter 70 dengan 352 jemaah akan tiba di Bandara Adisumarmo pada Kamis (3/7) pukul 04.35 WIB. “Dijadwalkan sampai di Balai Kota Jogja pukul 08.00 WIB dan langsung dijemput oleh keluarganya masing-masing," ujarnya, Selasa (1/7/2025).
Untuk kloter 71 dengan 92 jemaah dijadwalkan tiba di hari yang sama pukul 09.05 WIB dan diperkirakan sampai di Balai Kota Jogja pukul 12.35 WIB. "Untuk kloter terakhir yakni kloter 95 dengan dua jemaah akan tiba di Bandara Adisumarmo pada 11 Juli 2025, pukul 07.40 WIB dan dijadwalkan sampai Balai Kota Jogja pukul 11.10 WIB," katanya.
Seluruh jemaah haji asal Kota Jogja saat ini dalam kondisi baik, meski ada satu jemaah yang berstatus dalam pengawasan oleh tim kesehatan kloter, lantaran beberapa waktu lalu sempat dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi saat berada di Makkah.
"Jemaah ini adalah Sigit Wasono rombongan dari kloter 70. Beliau adalah jemaah tertua dengan usia 92 tahun. Sekarang masih dalam pengawasan pasca opname. Dirawat karena kelelahan," ungkapnya.
Tahrir pun mengimbau kepada para jemaah haji untuk tetap menjaga fisiknya masing-masing, meski rangkaian prosesi Ibadah Haji 2025 telah usai. "Setelah sampai di rumah istirahat yang cukup dan tetap berkoordinasi dengan tim kesehatan haji di puskesmas masing-masing dalam rangka monitoring kesehatan pasca kepulangan haji," ujarnya.
Bagi keluarga jamaah yang ingin menjemput, Tahrir mengimbau agar mereka menjemput tepat waktu. Selain itu kendaraan penjemput juga wajib parkir di kantong parkir yang telah disediakan panitia.
Keluarga yang akan masuk ke kompleks Balai Kota juga wajib menunjukkan kartu penjemputan dan hanya satu penjemput yang diperbolehkan masuk. "Setiap satu jamaah hanya boleh dijemput masuk ke kompleks Balai Kota oleh satu orang penjemput," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Rupiah menguat ke Rp17.943 per dolar AS dipicu turunnya harga minyak dunia dan meredanya ketegangan di Selat Hormuz.
LPS menaikkan bunga penjaminan simpanan rupiah hingga 6,25 persen mulai Juli 2026 untuk menjaga stabilitas perbankan.
Proyek groundsill Srandakan di Sungai Progo capai 77 persen, DPRD DIY dorong percepatan saat musim kemarau.
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Ketua Komisi A DPRD Bantul, Junakir menggelar reses II 2026 dengan mengundang kepala sekolah TK, PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Bantul guna