Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 20 SMP yang tidak mendapatkan siswa didik baru dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026. Proses pendaftaran ini berlansung sejak Juni hingga awal Juli 2025.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta mengatakan, pengumuman SPMB tingkat SMP sudah dilaksanakan Jumat (4/7/2025). Secara total ada 106 SMP, terdiri dari 61 sekolah negeri dan 45 SMP swasta.
Didalam penerimaan peserta didik baru ini, ia mengakui ada 20 SMP swasta yang tidak mendapatkan murid saat proses pendaftaran berlangsung. Meski tidak menyebut secara rinci, namun sekolah-sekolah ini tersebar di sejumlah wilayah di Gunungkidul.
BACA JUGA: Hubungan dengan Trump Retak, Elon Musk Bentuk Partai Amerika Tolak RUU Pajak
“Semua sekolah swasta yang tidak mendapatkan murid baru,” katanya, Minggu (6/7/2025).
Disinggung mengenai SMP negeri yang kekurangan murid, Agus memastikan ada yang mengalaminya. Namun, ia belum memberikan rincian sekolah mana saja yang kekurangan murid.
Ia berdalih data pasti siswa baru untuk kelas VII dalam SPMB Tahun Ajaran 2025-2026 baru ada pada 9 Juli setelah seluruh proses penerimaan selesai. “Kalau kekurangan murid jelas ada karena ada setiap rombongan belajar harus ada 32 siswa,” katanya.
Agus berpendapat, adanya SMP yang kekurangan murid sudah diprediksi sejak awal. Hal ini terlihat dari kuota murid baru yang mencapai 9.216 murid. Adapun jumlah siswa lulusan SD yang tercatat hanya sebanyak 7.903 anak.
“Jadi kalau ada sekolah yang kekurangan murid bukan masalah karena kuota bangku tersedia lebih banyak ketimbang anak lulusan SD,” katanya.
Proses pendaftaran SPMB tingkat SMP terlaksana untuk jalur prestasi pada 23-25 Juni 2025. Selanjutnya, penerimaan dilanjutkan untuk jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutasi orang tua mulai 30 Juni sampai dengan 2 Juli 2025.
“Daftar Ulang untuk semua jalur pendaftaran dilaksanakan pada 7-8 Juli 2025,” katanya.
BACA JUGA: Bansos Beras Mulai Didistribusikan untuk 18.2 Juta Penerima
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati SPMB Tahun Ajaran 2025-2026 berlangsung lancar. Menurut dia, persiapan tidak hanya dilakukan dengan menyosisalisasikan aturan dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, juga ada kesiapan dari sisi teknis, yakni salah satunya memastikan aplikasi dan server yang dipergunaakan dapat terakses dengan baik.
“Semua berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala dalam proses pendaftaran secara online,” kata Nunuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.