Advertisement
Jaga Stabilitas Harga, Operasi Pasar Digelar di Pasar Argosari Wonosari Gunungkidul
Operasi Pasar beras di DIY beberapa waktu lalu - ist - jogjakota.go.id
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Operasi pasar gula pasir dan minyak goreng digelar di Pasar Argosari, Wonosari, Kamis (10/7/2025). Kegiatan ini sebagai salah menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga jual di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan, operasi pasar terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY. Adapun komoditas yang disediakan terdiri dari gula pasir seberat 5,5 ton dan minyak goreng seberat 4,5 ton.
Advertisement
“Jadi ditotal ada 10 ton minyak dan gulan yang digunakan untuk operasi pasar di Pasar Argosari,” kata Ris kepada wartawan, Kamis siang.
Dia menjelaskan, digelarnya operasi pasar ini sebagai upaya menekan laju inflasi. Di sisi lain, juga untuk menyetabilkan harga kedua komoditas di pasaran.
Di harga normal, kata dia, minyak goreng merek Minyakita dipasarkan Rp17.000 per liter, tapi lewat operasi pasar dipatok seharga Rp15.000 per liter. Hal yang sama juga terjadi pada gula pasir yang dipatok seharga Rp16.500 per kilogram, tapi saat operasi pasar dihargai Rp15.000 per kilogram.
“Sasaran operasi adalah para pedagang di Pasar Argosari. Total ada 30 pedagang yang mendapatkan pasokan untuk kemudian dijual ke Masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, adanya operasi pasar diharapkan dapat menjaga stabilitas harga kedua komoditas di pasaran. Oleh karena itu, setiap pedagang yang mendapatkan jatah dibatasi pembelian sebanyak 1,5 kuintal gula pasir dan minyak sebanyak 12 karton minyak goreng.
“Nanti bisa dijual lagi ke Masyarakat dengan harga jual sesuai dengan kesepakatan,” katanya.
Menurut dia, kebijakan operasi pasar juga sebagai upaya menekan laju inflasi di Kabupaten Gunungkidul dikarenakan harga kedua komoditas yang merangkak naik. “Kita terus berupaya untuk menjaga kestabilan serta terus memantau stok kebutuhan pokok di pasaran. Dengan adanya stok yang banyak, maka diharapkan harga komoditas bisa lebih stabil,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPKH Pastikan Pembiayaan Haji 2026 Aman Meski Rupiah Melemah
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Program Salut Tenan di Bantul Kian Diminati Sekolah PAUD
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Petir di DIY Hari Ini
- BPBD Gunungkidul Tahun Ini Tetapkan 1 Kalurahan Tangguh Bencana
- Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Belakang UGM, Melintang di Jalan
- Angin Kencang Landa Jogja dan Sekitarnya, BMKG: Dampak Siklon Luana
Advertisement
Advertisement



