Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Ubur-Ubur - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron mencatat sudah ada 47 pengunjung pantai yang menjadi korban sengatan ubur-ubur. Keberadaan hewan yang dikenal warga lokal dengan sebutan inpes di kawasan pantai diprediksi hingga akhir September mendatang.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, kemunculan ubur-ubur sudah terlihat sejak akhir Juni 2025. Hingga sekarang sudah ada 47 pengunjung yang tersebat di sejumlah pantai mulai dari Indrayanti, Drini, Krakal, Sepanjang, Kukup hingga Ngrawe.
“Mayoritas korban merupakan anak-anak,” katanya, Senin (14/7/2025).
Dia menjelaskan, banyak pengunjung cilik yang menjadi korban karena bentuknya yang menarik seperti balon dengan warna kebiru-biruan. Meski demikian, ada potensi bahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya karena bisa tersengat.
“Memang menarik bentuk maupun warnanya, tapi mengandung bahaya,” katanya.
Binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa, biasanya muncul saat suhu di laut dingin sehingga menepi ke darat. Pada saat berada di pantai, binatang ini mudah sekali disentuh oleh para pengunjung.
Meski liburan sekolah telah berakhir, ia tetap meminta kepada para pengunjung pantai untuk berhati-hati agar tidak menjadi korban sengatan ubur-ubur. Pasalnya, hewan ini diprediksi berkeliaran di kawasan pantai hingga akhir September mendatang.
“Akhir Juni sudah mulai terlihat dan diperkirakan kemunculannya sampai September seperti siklus yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
BACA JUGA: Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-Ubur
Pihaknya sudah melakukan sosialiasasi tentang bahaya ubur-ubur. Selain itu, juga melakukan upaya pembersihan dengan memunguti hewan-hewan tersebut.
“Kalau ada yang jadi korban, kami juga sudah persiapkan untuk memberikan pertolongan,” katanya.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, dampak dari sengatan ubur-ubur bisa menimbulkan rasa panas di sekitar luka. Selain itu, terkadang juga memberikan efek nyeri, gatal, sesak nafas, bahkan hingga pingsan bagi korban yang tidak dalam kondisi fit.
“Jika tersentuh jangan panik kemudian bilas di area tersengat dengan air biasa atau laut. Tujuannya agar tentakel dari ubur-ubur bisa terlepas dari area kulit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2027 naik Rp9,1 triliun. Target pajak dan PNBP juga dinaikkan agar defisit tetap 2,4% PDB.
Habiburokhman menilai pemerintahan Prabowo lebih demokratis dan meminta RUU Perampasan Aset mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
Mobil bergetar saat berhenti, melaju, atau mengerem bisa menjadi tanda masalah mesin, ban, roda, transmisi hingga rem.
Satpol PP Bantul akan menertibkan bangunan liar dan semi permanen di sepanjang JJLS yang dinilai melanggar aturan ketertiban umum.
Erupsi GAK menutup delapan bandara. Menhub memastikan penumpang mendapat refund 100 persen atau reschedule penerbangan.