Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 95.920 keluarga di Gunungkidul mendapatkan bantuan sosial beras. Ditargetkan penyaluran bantuan ini bisa selesai di akhir Juli ini.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Setda Gunungkidul, Aris Pambudi mengatakan, penyaluran bansos beras di Bumi Handayani sudah terlaksana sejak Jumat (18/7/2025). Total ada 95.920 keluarga penerima manfaat, dengan besaran bantuan sepuluh kilogram untuk tiap bulannya.
Termin bantuan diberikan Juni-Juli sehingga total setiap keluarga memeroleh bantuan sebanyak 20 kilogram beras untuk sekali penyaluran. “Sudah dimulai penyalurannya dan sekarang masih berlangsung sesuai dengan by name, by address penerimanya,” kata Aris saat dihubungi, Senin (21/7/2025).
BACA JUGA: Ribuan KPM di Gunungkidul Dapat Bantuan Beras
Dia menjelaskan, pelaksanaan penyaluran dilakukan oleh Bulog yang dibantu oleh kamituwo di masing-masing kalurahan. Sedangkan proses koordinasi guna kelancaran penyaluran dikoordinasikan oleh pemerintahan kapanewon di wilayah masing-masing.
Aris memastikan juga ada upaya monitoring sehingga bantuan bisa tepat sasaran. Di sisi lain, juga untuk memastikaan bansos beras yang disalurkan layak konsumsi sehingga tidak ada yang dirugikan didalam program ini.
“Saat rapat persiapan ada komitmen dari dinas pertanian dan pangan dan dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk monitoring. Proses pengawasan juga dibantu oleh pihak Kodim 0730/GK,” kata mantan Panewu Ponjong ini.
Ia berharap proses penyaluran bansos beras dapat berjalan dengan lancar sampai ke tangan warga penerima. Ditargetkan di akhir bulan ini, selurun penerima manfaat sudah menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi kelompok rentan dan kurang mampu.
“Yang menerima bantuan merupakan warga yang masuk Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional [DTSEN] desil 1-5,” kata Aris.
Lurah Pacarejo, Semanu, Suhadi mengatakan, sudah mendengar adanya bansos beras yang disalurkan bagi keluarga kurang mampu. Meski demikian, ia belum bisa memastikan berapa jumlah warga penerima manfaat yang mendapatkan bantuan.
Suhadi berdalih bantuan belum disalurkan karena masih dalam proses koordinasi dengan kapanewon. “Programnya sudah ada, tapi penyaluran masih menunggu koordinasi dengan kapanewon. Saat ini kamituwo sudah ke kapanewon untuk membahas kelancaran penyaluran nantuan beras ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.