5 Mahasiswa UGM Dipukuli saat Demo di Simpang Gramedia Jogja, Begini Kondisinya
Lima mahasiswa UGM diduga menjadi korban kekerasan saat aksi demonstrasi di Jogja dan sempat dirawat di RS Panti Rapih.
Polisi mendatangi lokasi pencurian kotak infak di Tempel pada Senin (4/8/2025) malam./Istimewa - Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang pemuda berinisial T (20) asal Tempel diamankan polisi usai diduga mencuri kotak infak di sebuah musala. Uang ratusan ribu di kotak infak raib.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun menjelaskan pencurian kotak infak ini terjadi di Mushola Al Huda, Dusun Gundengan Lor, Margorejo, Tempel, Sleman pada Senin (04/08/2025) malam. Mulanya pada pukul 22.00 WIB, seorang saksi yang merupakan warga sekitar menerima informasi dari kerabatnya tentang pintu belakang musala yang terbuka.
BACA JUGA: Titiek Soeharto Kagum dengan Lahan Pertanian di Tengah Kota Jogja
Mendapati informasi tersebut, saksi kata Salamun segera mendatangi musala. Di sana, dia mendapati orang tak dikenal berada dalam musala.
Melihat orang tak dikenal berada dalam musala, saksi berusaha menahan pelaku. Namun pelaku berhasil melarikan diri.
"Saat saksi mendatangi lokasi, ia mendapati seorang pria yang tidak dikenalnya berada di dalam musala. Saksi mencoba menahan pria tersebut, namun upayanya tidak berhasil karena pelaku melarikan diri," tandas Salamun pada Selasa (5/8/2025).
Berkat bantuan warga sekitar, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku kata Salamun selanjutnya langsung diserahkan ke Polsek Tempel.
"Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa kotak infak di musala tersebut telah dalam keadaan kosong," ungkapnya.
Atas kejadian ini, warga setempat melaporkan T ke kepolisian. Kerugian yang ditaksir dari peristiwa ini mencapai Rp219.000.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi diterangkan Salamun mencatat keterangan pelapor dan saksi, serta mengamankan pelaku untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ini penyidik tengah melengkapi berkas perkara dan melakukan pendalaman terhadap motif serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain," tegasnya.
Polresta Sleman ditegaskan Salamun berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salamun menghimbau warga untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima mahasiswa UGM diduga menjadi korban kekerasan saat aksi demonstrasi di Jogja dan sempat dirawat di RS Panti Rapih.
Harta Wali Kota Solo Respati Ardi naik dari sekitar Rp2,02 miliar pada 2024 menjadi Rp8,04 miliar pada LHKPN 2025.
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Infinix XPAD 30 Pro resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp3,399 juta, layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan baterai 8.200 mAh.
Komisi B DPRD Bantul mencatat realisasi program OPD mitra sekitar 70% dan memastikan seluruh kegiatan tuntas hingga akhir tahun.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.