Tak Hanya Pameran, Alumni Gen Z Batik Preneur Sleman Didorong Tembus Pasar
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menyampaikan rehabilitasi dan peningkatan jalan kabupaten di Kabupaten Sleman belum dapat dilakukan. DPUPKP masih menunggu kontrak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan penyedia barang/ jasa.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan tanda tangan kontrak antara PPK dengan penyedia paling lambat pada Selasa (12/8). Mundur sepekan lantaran ada masih ada proses administrasi yang belum selesai.
Peningkatan jalan menyasar ruas Jalan Ngawen - Kenteng dengan pagu Rp4,8 miliar, ruas Jalan Kaliduren - Sumber senilai Rp5,8 miliar, ruas Jalan Padon - Minggir senilai Rp3,9 miliar. Peningkatan Jembatan Celeb memakan pagi Rp300 juta dan pemeliharaan berkala ruas Jalan Jatirejo - Gondanglegi menyedot RpRp2,6 miliar serta ruas Jalan Dayu - Krapyak Rp5,8 miliar.
Paling tidak rehabilitasi dan peningkatan jalan tersebut berlangsung tiga bulan atau November 2025. Disinggung ihwal perbaikan jalan menjelang akhir tahun, DPUPKP masih akan melakukan pendataan lagi.
“Penyedia untuk ruas-ruas jalan yang kami rehab dan tingkatkan itu beda-beda,” kata Fauzan dihubungi, Jumat (8/8/2025).
BACA JUGA: Super League 2025: Gol Tunggal Vidal Menangkan PSIM Jogja Lawan Persebaya
Fauzan menambahkan pelaksanaan rehabilitasi dan peningkatan lima ruas jalan kabupaten di Sleman juga mundur lantaran ada perubahan versi e-katalog dari 5.0 ke 6.0. Perubahan versi e-katalog menyebabkan penyedia barang dan jasa harus menginput ulang komoditas dagangan mereka. Belum semua penyedia mencantumkan harga.
Selain ruas jalan kabupaten, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY juga sedang melakukan peningkatan Jalan Ruas Demakijo - Kebonagung I atau Jalan Godean yang ditarget selesai pada November 2025.
Kepala Bidang Bina Marga DPUP-ESDM DIY, Tri Murtoposidi, mengatakan pagu anggaran perbaikan jalan tersebut sekitar Rp32,6 miliar. Selain Jalan Godean, ada juga pembangunan jalan dan jembatan Ruas Prambanan - Gayamharjo segmen B4 dan B5. Ada juga perbaikan Jalan Klangon - Tempel sepanjang 0,65 kilometer.
“Panjang Jalan Godean yang kami tangani sekitar 4,5 kilometer. Kalau Prambanan - Gayamharjo itu 0,95 kilometer,” kata Murtoposidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Kasus KPK menyoroti HGB. Simak pengertian, jenis tanah, jangka waktu, hingga hal yang perlu diperiksa sebelum bertransaksi.
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.
Google merilis Gemini 3.8 Live dan Extended Thinking. Simak kemampuan AI suara terbaru, fitur penalaran, multimodal, benchmark, dan ketersediaannya.
Simak jadwal lengkap timnas voli putri dan putra Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, termasuk lawan, tanggal, dan jam pertandingan.
Benarkah main judi online bisa terdeteksi dari KK atau NIK? Simak kaitan pemadanan data dengan bansos, cara klarifikasi, dan cek pinjaman lewat SLIK OJK.