Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menerima penghargaan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Utama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)./ Ist-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul pada tahun 2025 mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Utama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan mengajak masyarakat bersinergi untuk capai KLA Paripurna.
"Tahun ini kita berhasil mempertahankan Bantul sebagai KLA Kategori Utama. Penghargaan ini kami terima langsung dari Menteri di Jakarta pada Jumat (8/10)," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam keterangannya di Bantul, Minggu.
Dengan demikian, kata dia, Pemkab Bantul masih memerlukan kerja keras, sinergi, dan kolaborasi antara seluruh pihak terkait, terutama bagi masyarakat, agar bagaimana Kabupaten Bantul ini mampu mencapai KLA Kategori Paripurna.
"Ini adalah impikan kita semuanya agar anak anak kita, anak anak Bantul dapat tumbuh berkembang, terlindungi, dapat memenuhi hak haknya, sehingga mereka mampu meraih cita cita, impian di masa depan untuk Indonesia, untuk Bantul yang lebih cerah," katanya.
BACA JUGA: Kerja Sama dengan Kampus, Dispar Bantul Rancang Pembelian Tiket Wisata secara Online
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Bantul Aris Suharyanta bersyukur kabupaten itu bisa mempertahankan predikat KLA Utama. Ia mengatakan sejumlah langkah dilakukan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, agar Bantul naik menjadi KLA Kategori Paripurna, antara lain memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak.
"Diantaranya dengan pegiat-pegiat komunitas komunitas perlindungan anak Bantul untuk memastikan dan memberikan pembinaan pengetahuan pengarahan dan lain lain kepada anak, agar betul betul anak anak Bantul ini terjaga dari berbagai hal yang tidak baik di kalangan masyarakat," katanya.
Untuk meningkat kategori dari utama menjadi paripurna, kata dia, tentu saja terdapat kriteria kriteria tertentu, yang akan terus didiskusikan oleh dinas bersama kementerian, sehingga pihaknya optimistis, Bantul akan mampu mendapatkan predikat paripurna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu. Pergantian ini dinilai positif, tetapi rupiah dan pasar obligasi berpotensi volatil dalam jangka pendek.
Saleh Husin berharap Menkeu Suahasil Nazara mengedepankan kebijakan fiskal pro-growth dan mendengar kebutuhan dunia usaha serta industri.
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, layanan digital, roaming, serta benefit tambahan dalam satu paket.