Demokrasi Masuk Kelas, Siswa Kulonprogo Disiapkan Jadi Pemilih Kritis
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Ambar Purwoko secara spontan mengikatkan tali sepatu petugas Paskibra yang terlepas. /Instgara.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Aksi Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko yang membetulkan tali sepatu pasukan pengibar bendera (Paskibra) memicu perhatian warganet. Lantaran tindakannya mengikatkan tali sepatu dilakukan ketika proses upacara sedang berlangsung secara khidmat. Videonya tersebar luas dan viral di medsos.
Ambar pun menjelaskan bahwa upayanya mengikatkan tali sepatu tersebut hanya spontanitas. Menurutnya, tindakan tersebut hanya agar melancarkan dan mensukseskan prosesi pengibaran bendera yang sedang berlangsung.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Selasa 19 Agustus 2025: Seluruh DIY Hujan Petir
“Respect saja hanya bertujuan untuk mensukseskan upacara jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya saat dihubungi, Senin (18/8/2025).
Ambar mengaku khawatir dengan kondisi tali sepatu yang tidak terikat membuat petugas Paskibraka terjatuh saat bertugas. Termasuk kejadian lainnya yang tidak diinginkan ketika tali sepatu tidak terikat. Menurutnya, tidak masalah meski pun memiliki jabatan Wakil Bupati tetapi mengikat tali sepatu petugas Paskibraka.
“Tidak ada masalah. Kita tuh menunduk untuk naik bukan menginjak untuk naik,” ucapnya.
Ambar menuturkan, merendah untuk membantu itu bukan rendahan. Apalagi sebagai sosok yang memiliki jiwa pramuka harus diamalkan untuk menolong dalam kondisi apapun. “Spontanitas itu bisa dilihat,” katanya.
Diketahui, petugas Paskibra yang diikatkan tali sepatunya adalah Fatah Raihan. Ketika itu dia sedang memegang bendera merah putih lantas tiba-tiba Wabup Ambar datang untuk mengikatkan tali sepatunya yang terlepas. Dia pun tidak menyangka kalau tali sepatunya terlepas.
BACA JUGA:Napoli Umumkan Lukaku Cedera Serius, Berpotensi Operasi
Fatah semakin terkejut ketika yang membenarkan ikatan adalah orang nomor dua di Kulonprogo tersebut. “Sebelum penurunan sudah saya cek, kencang, tetapi tidak tahu kenapa bisa lepas. Saya tidak menyangka ketika Pak Ambar turun langsung ke lapangan untuk menalikan sepatu saya. Jika tidak ditalikan, mungkin saya bisa jatuh,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Hasil FP1 MotoGP Inggris 2026: Alex Marquez tercepat di Silverstone, kalahkan Bezzecchi, Acosta, dan Raul Fernandez. Catatan waktu 1 menit 58,692 detik.
Dinas Kebudayaan Bantul menyiapkan pembentukan UPT Taman Budaya Bantul untuk mengelola operasional kawasan budaya seluas hampir lima hektare. Target terbentuk p
Indonesia Custom Show 2026 menghadirkan Freedom Run 5K di JEC Jogja dengan pengawalan mobil dan motor custom serta hadiah mobil dan motor custom.
Kenali 7 jenis virus komputer paling berbahaya: Macro, Boot Sector, Trojan, Overwrite, Browser Hijacker, Web Scripting, dan Polymorphic. Pelajari cara mencegah
India dikabarkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi laga kontra Brasil. Bhaichung Bhutia kritik keras: ASEAN Cup lebih bermanfaat. AIFF putuskan dua skuad ter