Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Potret Pos Polisi Monjali yang dirusak orang tak dikenal. - Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Jogja Police Watch (JPW) menilai kepolisian lamban untuk menangkap terduga pelaku perusakan sejumlah pos polisi lalu lintas (Pos polantas) baik di Kota Jogja maupun di sejumlah titik di Kabupaten Sleman.
"Padahal kan rekaman CCTV sudah jelas wajah dari terduga pelaku pelemparan bom molotov di Pospolantas Pingit, Jetis, Kota Jogja, pada Kamis (4/9/2025) dini hari lalu," kata Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba dalam rilisnya, Minggu (7/9/2025).
Sebagaimana diketahui, selain Pospolantas Pingit, Jetis, Kota Jogja, perusakan Pospolantas juga terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Sleman, DIY. Pada waktu yang hampir bersamaan.
Seperti di Pospolantas perempatan Monjali, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Kemudian Pospolantas Kronggahan, Pospolantas Denggung, dan Pospolantas Pelem Gurih Jalan Wates, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY.
BACA JUGA: Hingga Agustus, Sebanyak 1,3 Juta Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Bantul
Sudah kurang lebih empat hari namun pelaku pengerusakan sejumlah Pospolantas belum juga ditangkap oleh pihak kepolisian.
"Polisi terkesan lamban untuk menangkap pelaku pengerusakan sejumlah Pospolantas di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, DIY," ujarnya.
Menururt Kamba, seharusnya mudah dan tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap pelaku pengerusakan sejumlah Pospolantas di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman, DIY kaena sudah tereekam CCTV.
"Jangan sampai dengan lambannya pihak kepolisian karena tak kunjung menangkap pelaku pengerusakan Pospolantas, mengkonfirmasi dugaan masyarakat bahwa pelaku pengerusakan Pospolantas dengan melemparkan bom molotov merupakan oknum intel," tanadasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.