BGN Setop Sementara Operasional SPPG Trimurti Usai Dugaan Pencemaran
BGN menghentikan sementara operasional SPPG Trimurti Bantul usai dugaan pencemaran limbah dan masalah sanitasi.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih dibuat oleh AI ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus mempercepat persiapan pembukaan gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di tingkat kalurahan.
Program ini dinilai strategis untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus memastikan koperasi bisa segera beroperasi dengan dukungan keaktifan para anggotanya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, menjelaskan saat ini pihaknya sudah melakukan monitoring di 75 kalurahan.
Hasilnya, hampir seluruh koperasi telah memenuhi kapasitas kelembagaan dan persyaratan kantor yang dibutuhkan.
“Secara kelembagaan sudah siap. Data mereka juga sudah diunggah di situs resmi Kementerian Koperasi. Tinggal bagaimana percepatan gerai bisa segera diwujudkan,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Menurut Prapta, koperasi akan digerakkan dengan modal awal dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggotanya. Pola ini dipilih agar koperasi benar-benar lahir dari anggota dan mandiri sejak awal.
“Dengan tambahan anggota, otomatis modal koperasi juga bertambah. Dari situlah usaha bisa dimulai, minimal usaha yang cepat diakses oleh anggota maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.
BACA JUGA: Bupati Bantul Wajibkan ASN Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
Ia menambahkan, Bupati Bantul juga telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, maupun pamong desa di setiap kalurahan untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat basis anggota sekaligus menambah permodalan.
“Menjadi anggota syaratnya sederhana, cukup warga kalurahan yang bersangkutan, lalu mendaftar ke koperasi dan membayar simpanan pokok serta wajib. Dari sini koperasi bisa langsung bergerak menjalankan usaha produktif,” kata Prapta.
Ia menegaskan, Pemkab Bantul akan terus melakukan pendampingan dan monitoring agar pembentukan gerai Kopdes Merah Putih berjalan sesuai target.
“Harapannya koperasi-koperasi ini tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional SPPG Trimurti Bantul usai dugaan pencemaran limbah dan masalah sanitasi.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.