Razia Miras di Bantul, Polisi Sita 219 Botol dari 11 Lokasi
Polres Bantul menyita 219 botol miras dari 11 lokasi dalam operasi KRYD. Sejumlah terduga penjual diamankan untuk proses hukum.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih dibuat oleh AI ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus mempercepat persiapan pembukaan gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di tingkat kalurahan.
Program ini dinilai strategis untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus memastikan koperasi bisa segera beroperasi dengan dukungan keaktifan para anggotanya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, menjelaskan saat ini pihaknya sudah melakukan monitoring di 75 kalurahan.
Hasilnya, hampir seluruh koperasi telah memenuhi kapasitas kelembagaan dan persyaratan kantor yang dibutuhkan.
“Secara kelembagaan sudah siap. Data mereka juga sudah diunggah di situs resmi Kementerian Koperasi. Tinggal bagaimana percepatan gerai bisa segera diwujudkan,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Menurut Prapta, koperasi akan digerakkan dengan modal awal dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggotanya. Pola ini dipilih agar koperasi benar-benar lahir dari anggota dan mandiri sejak awal.
“Dengan tambahan anggota, otomatis modal koperasi juga bertambah. Dari situlah usaha bisa dimulai, minimal usaha yang cepat diakses oleh anggota maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.
BACA JUGA: Bupati Bantul Wajibkan ASN Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
Ia menambahkan, Bupati Bantul juga telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, maupun pamong desa di setiap kalurahan untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat basis anggota sekaligus menambah permodalan.
“Menjadi anggota syaratnya sederhana, cukup warga kalurahan yang bersangkutan, lalu mendaftar ke koperasi dan membayar simpanan pokok serta wajib. Dari sini koperasi bisa langsung bergerak menjalankan usaha produktif,” kata Prapta.
Ia menegaskan, Pemkab Bantul akan terus melakukan pendampingan dan monitoring agar pembentukan gerai Kopdes Merah Putih berjalan sesuai target.
“Harapannya koperasi-koperasi ini tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyita 219 botol miras dari 11 lokasi dalam operasi KRYD. Sejumlah terduga penjual diamankan untuk proses hukum.
Satu anggota OPM tewas dalam kontak tembak dengan TNI di Pegunungan Bintang saat operasi penangkapan terkait kasus pembunuhan warga sipil.
Tarif impor AS sebesar 10% untuk produk Indonesia mulai berlaku, sementara hasil investigasi excess capacity masih ditunggu pemerintah.
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Alfamidi menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur untuk 875 anak di 26 kabupaten/kota sebagai dukungan pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
FIFA menyiapkan dana kompensasi Rp6,38 triliun bagi klub yang melepas pemain ke Piala Dunia 2026. Klub bisa memperoleh miliaran rupiah untuk setiap pemain.