Advertisement
Dlingo Berhasil Turunkan Angka Stunting Terendah Kedua di Bantul
Penerima bantuan ayam petelur di Kapanewon Dlingo Bantul untuk memperbaiki asupan gizi anak guna menekan angka stunting. - Ist/BKKBN
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Keluarga Berencana (Kemendukbangga)/BKKBN DIY Mohamad Iqbal Apriansyah memuji capaian penurunan angka stunting di Kapanewon (Kecamatan) Dlingo yang berhasil menekan dari tertinggi kedua menjadi terendah se-Kabupaten Bantul.
"Saat awal gerakan percepatan penurunan angka stunting digencarkan, Kapanewon Dlingo tercatat memiliki angka stunting tertinggi kedua di Kabupaten Bantul," kata Iqbal pada Mini Lokakarya dan Launching "Genting" atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Pendopo Kapanewon Dlingo, Rabu.
Advertisement
Menurut dia, berkat kerja keras aparat kapanewon, para penyuluh, dan kader-kader KB per Agustus 2025 angka stunting di Dlingo berhasil ditekan menjadi 4,17 persen.
"Capaian ini merupakan angka stunting terendah di Kabupaten Bantul," katanya.
Hadir pada kesempatan tersebut perangkat kapanewon dan kalurahan se-Dlingo serta 40 keluarga risiko stunting penerima bantuan masing-masing dua ekor ayam petelur siap bertelur dari dana yang diberikan oleh para orang tua asuh.
BACA JUGA: Kisah Mie Ayam Legendaris Om Kendi di Bantul, Harga Rp4 Ribu
"Harapan kami ayam-ayam ini dipelihara dengan baik agar rutin bertelur, yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak dan ibu hamil serta menyusui untuk meningkatkan status gizi dan mencegah stunting atau melahirkan anak berpotensi stunting," katanya.
Ia mengatakan, mengutip dashboard pemantauan "Genting" DIY per Selasa (23/9) telah mencapai 81,4 persen dari target Genting yang ditetapkan pusat yang berarti 9.941 sasaran berhasil dibantu.
"Khusus Kabupaten Bantul capaiannya sudah 115,13 persen atau melampaui target," katanya.
Iqbal mengatakan, bantuan yang diberikan para orang tua asuh pada hakikatnya merupakan investasi masa depan untuk meneruskan perjuangan membangun kesejahteraan bangsa.
Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bantul Ninik Istitarini, Kepala Jawatan Sosial Erzani mewakili Panewu Dlingo, wakil dari Koramil serta Polsek setempat yang turut menyerahkan bantuan ayam secara simbolis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Gelangprojo Diperkuat, Kulonprogo-Purworejo Bidik KEK
- Omzet Pedagang Fasyen di Beringharjo Turun 50 Persen Saat Lebaran 2026
- Kunjungan Wisata Bantul Fluktuatif saat Libur Lebaran 2026
- Kunjungan Wisata Kraton Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran 2026
- Laka Laut di Pantai Selatan DIY Meningkat saat Lebaran, Korban Selamat
Advertisement
Advertisement







