Mentan Bongkar Mafia Proyek hingga Benih Rp3,3 Miliar
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul, memperkuat ekosistem pendidikan dan riset melalui inovasi aplikasi Sistem Informasi Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis Pentahelix, Sinergi, dan Berkelanjutan (Sidharma Paseban).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Bantul Hermawan Setiaji dalam keterangan di Bantul, Rabu, mengatakan aplikasi Sidharma Paseban yang diluncurkan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu sebagai upaya meningkatkan implementasi tri dharma perguruan tinggi di daerah ini.
"Kami percaya bahwa inovasi seperti ini akan memperkuat ekosistem pendidikan dan riset di Bantul, serta membuka ruang yang lebih luas bagi pengabdian masyarakat yang berbasis data, terukur, dan berdampak nyata," katanya.
Menurut dia, era digital dan kompleksitas tantangan global saat ini, dibutuhkan sistem atau program yang adaptif, integratif, dan mudah diakses oleh masyarakat serta para pemangku kepentingan.
"Kami juga berharap aplikasi ini dapat menjadi model bagi daerah lain, bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah," katanya.
Kepala Bappeda Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan pengembangan aplikasi Sidharma Paseban bagian dari semangat pemkab untuk membangun kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Dia menjelaskan aplikasi ini dirancang sebagai wadah koordinasi, pusat data, dan pemetaan permasalahan terkait kegiatan tri dharma perguruan tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, magang, dan kuliah kerja nyata (KKN).
"Diharapkan melalui aplikasi tersebut, kita dapat menerima usulan-usulan yang tepat sasaran serta selaras dengan program unggulan dan visi-misi pemerintah daerah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.