23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Sleman terus digalakkan lewat kolaborasi lintas sektoral. Sebanyak 2.700 keluarga berisiko stunting (KRS) menjadi target sasaran program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di tahun ini.
Teranyar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3AP2KB) Kabupaten Sleman menggelar kick off Program GENTING di Kapanewon Pakem pada Kamis (9/10/2025). Dinas P3AP2KB menggandeng BSI Maslahat, yang berkontribusi dalam pemberian bantuan nutrisi kepada KRS.
Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Wahyuniati, berpendapat bahwa Program GENTING hadir sebagai gagasan strategis guna menekan angka stunting di Indonesia. Seluruh pihak, kata Wahyuniati, harus memiliki pemahaman yang baik dan mampu menerapkan program ini secara konsisten di lapangan. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting yang digalakkan dapat berjalan optimal.
“Pangkal paling ujung dari pencegahan stunting adalah keluarga, oleh karena itu edukasi kepada keluarga menjadi penting,” tutur Wahyuniati di Kalurahan Harjobinangun.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor krusial dalam pencegahan stunting. Sinergi dan kerja sama seluruh elemen diharapkan bisa memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan mempercepat pencapaian penurunan angka stunting di Indonesia.
“Pemahaman yang baik akan pola asuh, gizi, dan lingkungan yang sehat menjadi pondasi utama untuk mencegah stunting sejak dini,” ujarnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menjelaskan bahwa target Program GENTING di Kabupaten Sleman tahun 2025 mencakup 2.700 sasaran KRS. Sementara hingga 7 Oktober 2025, Program GENTING telah mencapai 51,6% sasaran dengan total bantuan Rp137 juta dari 53 mitra yang sudah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Danang mengatakan, sinergi aktif lintas sektor yang terjalin diharapkan dapat mendorong keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mengatasi stunting di Sleman.
“Harapannya angka stunting di Sleman terus menurun dan terwujud generasi Sleman yang sehat, kuat, dan cerdas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.