500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, menggelar sosialisasi program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) di enam kampung untuk memperkuat gerakan pengolahan sampah berbasis rumah tangga.
Lurah Suryatmajan, Muhammad Hilkham, menilai partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengolahan sampah mandiri. Menurutnya, keberhasilan program Mas Jos bergantung pada pemilahan dan pengolahan sampah yang dilakukan sejak dari rumah tangga.
“Kami berkomitmen penuh memastikan program Mas Jos berjalan hingga ke tingkat rumah tangga,” katanya, Kamis (16/10/2025).
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak kelurahan melakukan sosialisasi di enam kampung, yakni Cokrodirjan, Gemblakan Atas, Suryatmajan, Ledok Macanan, Gemblakan Bawah, dan Sosrokusuman. Setiap kampung mendapatkan pendampingan langsung terkait pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga.
Muhammad menuturkan, sosialisasi diberikan agar warga memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik juga dibedakan menjadi organik basah dan kering. Selain penyuluhan, warga juga diajak berdiskusi untuk menyampaikan kendala yang dihadapi selama ini dalam mengelola sampah.
“Untuk sampah organik, kami dorong agar diolah secara mandiri di rumah menggunakan ember dan galon bekas air mineral yang kami bagikan. Sedangkan untuk sampah anorganik, kami arahkan agar disalurkan melalui bank sampah,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian warga Suryatmajan sebenarnya telah melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri. Namun dengan adanya program Mas Jos, diharapkan kapasitas dan konsistensi pengolahan tersebut dapat meningkat.+
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Pemkab Sleman membuka Sleman Creative Weeks #6 untuk memperkuat ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya hingga Oktober 2026.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.