Korsleting Listrik Picu 16 Kebakaran di Jogja, 24 Kasus hingga Juni
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, menggelar sosialisasi program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) di enam kampung untuk memperkuat gerakan pengolahan sampah berbasis rumah tangga.
Lurah Suryatmajan, Muhammad Hilkham, menilai partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengolahan sampah mandiri. Menurutnya, keberhasilan program Mas Jos bergantung pada pemilahan dan pengolahan sampah yang dilakukan sejak dari rumah tangga.
“Kami berkomitmen penuh memastikan program Mas Jos berjalan hingga ke tingkat rumah tangga,” katanya, Kamis (16/10/2025).
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak kelurahan melakukan sosialisasi di enam kampung, yakni Cokrodirjan, Gemblakan Atas, Suryatmajan, Ledok Macanan, Gemblakan Bawah, dan Sosrokusuman. Setiap kampung mendapatkan pendampingan langsung terkait pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga.
Muhammad menuturkan, sosialisasi diberikan agar warga memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik juga dibedakan menjadi organik basah dan kering. Selain penyuluhan, warga juga diajak berdiskusi untuk menyampaikan kendala yang dihadapi selama ini dalam mengelola sampah.
“Untuk sampah organik, kami dorong agar diolah secara mandiri di rumah menggunakan ember dan galon bekas air mineral yang kami bagikan. Sedangkan untuk sampah anorganik, kami arahkan agar disalurkan melalui bank sampah,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian warga Suryatmajan sebenarnya telah melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri. Namun dengan adanya program Mas Jos, diharapkan kapasitas dan konsistensi pengolahan tersebut dapat meningkat.+
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
Boualem Khoukhi mencetak gol dramatis saat Qatar menahan Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026. Rumor bonus Rolls-Royce dan jutaan dolar ikut menjadi sorotan.
Nothing Ear (Open) Blue resmi hadir di Indonesia dengan harga Rp1,699 juta. Earphone open-ear ini menawarkan baterai hingga 30 jam dan fitur fast charging.
Prediksi Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026. Juara bertahan waspadai kejutan wakil Afrika yang datang dengan modal impresif.
Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul berdampak terhadap meningkatkanya permintaan air di masyarakat sehingga pengiriman dilakukan hingga tengah malam.
Pemkab Temanggung mencatat tren peralihan penggunaan BBM dari Pertamax ke Pertalite. Stok BBM subsidi dipastikan masih aman.