PT KAI Terus Bertransformasi, Layanan Digital Makin Jadi Andalan
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Foto ilustrasi. /Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman mencatat realisasi program penguatan modal untuk kelompok ternak tersalurkan sekitar Rp2,5 miliar (m) dari target Rp4,5 miliar. Modal tersebut tersalur untuk 15 kelompok.
Staf Bina Usaha Bidang Peternakan DP3 Sleman, Marsudi, mengatakan ada 15 kelompok yang sebenarnya mengajukan permohonan pencairan penguatan modal. Hanya, satu kelompok mengundurkan diri.
“Kelompok tidak yakin bisa mengelola dan mengangsur pinjaman modal itu, akhirnya ya membatalkan,” kata Marsudi ditemui di kantornya, Kamis (16/10/2025).
Dengan begitu, ada dua kelompok peternak unggas yang mendapat pinjaman modal dengan besaran Rp90 juta dan Rp100 juta. Kemudian 13 kelompok merupakan peternak sapi dan/ atau kambing dengan total pinjaman tersalur Rp2,3 miliar.
Menurutnya, program penguatan modal sangat membantu kelompok ternak. Memang belum ada survei atau kajian khusus dampak program tersebut, tetapi lewat pantauan lapangan secara langsung sejumlah kelompok terus meningkatkan populasi.
Program yang telah berjalan sejak 2010 ini menyimpan sejumlah persoalan terkait pelunasan pinjaman. Marsudi mencatat sisa pokok pinjaman hingga Desember 2024 mencapai Rp10,8 miliar.
“Kami kerja sama dengan petugas penyuluh lapangan juga untuk menagih pinjaman. Kami sempat mengundang juga debitur dan membuat perjanjian pelunasan. Mereka sanggup melunasi akhir 2025, rata-rata bilang begitu,” katanya.
Program penguatan modal diklaim lebih ramah dan aksesible bagi para kelompok ternak. Kontribusi pijaman/ bunga per tahun hanya 3%. Marsudi menghitung kontribusi dari sisa pokok pinjaman bisa mencapai Rp651,7 juta.
Pada 2024, ada sebanyak 31 kelompok peternakan mendapat bantuan penguatan modal. Pemberian modal ini dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama ada 14 kelompok dengan total bantuan Rp2,56 miliar. Tahap kedua ada sembilan kelompok dengan total bantuan Rp1,786 miliar.
Tahap ketiga ada lima kelompok dengan Rp880 juta. Tahap keempat ada tiga kelompok dengan Rp490 juta. Alhasil, total bantuan permodalan yang Pemkab Sleman berikan mencapai Rp5,698 miliar dari target awal 25 kelompok dengan besaran modal Rp4,5 miliar.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP3 Sleman, Suryawati Purwaningtyas, mengatakan ada 916 kelompok ternak di Sleman per Desember 2024. Paling banyak memang peternak sapi potong dengan jumlah 574 kelompok, lalu disusul 140 kelompok, kemudian kambing 101 kelompok. Sisanya ada kelompok ternak kelinci, ayam buras, titik, babi, puyuh, dan ayam ras.
“Kami juga memberi pelatihan untuk kelompok ternak, peningkatan keterampilan lah. Kalau indikator ketercapaian program terhadap per kelompok belum ada,” kata Suryawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.