Pameran Karya Siswa Warnai Pembagian Rapor di SMP Stella Duce 2 Jogja
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Liburan ke taman hiburan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menertibkan aktivitas masyarakat di Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, Jetis. Penertiban tersebut dilakukan sebagai langkah awal Pemkot Jogja untuk menata tempat tersebut menjadi taman kota.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menuturkan di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, terdapat beberapa aktivitas masyarakat yang dinilai tidak sesuai dengan tata ruangnya. Di sana, ada masyarakat yang mendirikan bangunan semi permanen untuk berdagang, dan kandang ayam.
“Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk kandang ayam atau tempat usaha,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).
Hasto menyayangkan keberadaan aktivitas yang ada di sana. Menurut Hasto, trotoar di ruas jalan tersebut seharusnya digunakan pejalan kaki, namun keberadaan bangunan semi permanen dan kandang ayam di sana menurutnya mengganggu pejalan kaki yang melintas.
Menurut Hasto, Pemkot Jogja rencananya akan menggunakan area tersebut sebagai taman kota. Taman tersebut akan diintegrasikan dengan Taman Segoro Amarto yang telah ada di ujung jalan tersebut.
Untuk merealisasikannya, Pemkot Jogja akan melakukan sosialisasi kepada pedagang yang mendirikan bangunan semi permanen di sana. Kemudian, setelah itu pembangunan taman kota akan dilakukan secara bertahap.
“Kawasan ini akan menjadi koridor hijau yang mempercantik tampilan Kota Jogja,” katanya.
Menurut Hasto penertiban dan penataan kawasan tersebut dilakukan untuk mempercantik ruas jalan tersebut. Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan jalan utama di Kota Jogja sehingga dia berharap ruas jalan tersebut tertata dengan bersih dan indah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.