Advertisement
Ruang Oven Kayu Pabrik Furnitur di Bantul Terbakar, Kerugian Rp80 Juta
Petugas bersama relawan dan warga saat berupaya memadamkan api yang membakar ruang oven kayu milik sebuah pabrik furniture dan kerajinan di Dusun Bungas, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, pada Kamis (6/11 - 2025) siang. Dokumentasi Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Insiden kebakaran melanda ruang oven kayu milik sebuah pabrik furnitur dan kerajinan di Dusun Bungas, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, pada Kamis (6/11/2025) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta.
Kepala Bidang Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Irawan Kurnianto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Kejadian itu diketahui ketika salah satu karyawan yang hendak beristirahat melihat kepulan asap tebal dari ruang oven kayu. Saat pintu dibuka, api sudah membesar dan membakar bagian dalam mesin.
Advertisement
“Objek yang terbakar satu ruang oven kayu berukuran 3 x 7 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka,” ujar Irawan.
Setelah mendapatkan laporan, BPBD Bantul bersama warga segera melakukan pemadaman sehingga api tidak merembet ke bangunan lain. Hasil penelusuran menunjukkan penyebab kebakaran diduga akibat mesin oven mengalami overheat atau terlalu panas.
BACA JUGA
Dari kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta. Beberapa bagian yang terbakar antara lain kayu yang sedang dioven, rangka atap, seng, dan cerobong asap.
Irawan mengimbau agar pelaku usaha di wilayah Bantul meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang menggunakan mesin bertekanan panas atau listrik tinggi. “Koordinasi dengan pemerintah kalurahan, FPRB, dan jejaring relawan juga penting untuk kesiapsiagaan di lapangan,” katanya.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan hasil penyelidikan awal menunjukkan api diduga berasal dari kebocoran tungku atau overheat pada mesin oven. Proses pengeringan kayu di tempat tersebut memang berlangsung lama, bisa mencapai 10 hari tanpa henti.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa. Namun sejumlah kayu bahan furnitur sebanyak empat kubik, mesin oven, serta sebagian atap bangunan mengalami kerusakan,” ujar Rita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
Advertisement
Advertisement







