Pembangunan Kampus UIN Sunan Kalijaga di Pajangan Resmi Dimulai
Pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Bantul dimulai dengan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan berkonsep forest campus.
Warga dan wisatawan kini bisa menuju Pantai Baron lebih mudah menggunakan angkutan KSPN rute Malioboro–Pantai Baron dengan tarif Rp26.000 per perjalanan. /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Warga dan wisatawan kini bisa menuju Pantai Baron lebih mudah menggunakan angkutan KSPN rute Malioboro–Pantai Baron dengan tarif Rp26.000 per perjalanan.
Layanan ini menjadi opsi transportasi baru bagi pelancong yang ingin menikmati kawasan wisata Gunungkidul tanpa harus membawa kendaraan pribadi. Armada dioperasikan bekerja sama antara Dishub DIY dan PO Sinar Jaya.
KSPN Malioboro–Baron menyediakan tiga keberangkatan dari Malioboro dan tiga keberangkatan dari Pantai Baron. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Traveloka maupun RedBus.
Angkutan Bus Sinar Jaya ini salah satunya melayani trayek dari Kota Jogja atau Malioboro (Gedung Bank Indonesia) menuju ke Pantai Baron, Gunungkidul. Adapun titik penjemputan di antaranya di Malioboro (depan gedung Bank Indonesia), Pool SInar Jaya dan Parkir Pantai Baron
Dari Malioboro (BI) ke Pantai Baron, Minggu (3/11/2025)
Pukul 07.30
Pukul 08.30
Pukul 10.00
Dari Terminal Pantai Baron ke Malioboro (BI)
Pukul 12.00
Pukul 14.30
Pukul 16.00
Angkutan KSPN dengan PO Sinar Jaya dari Malioboro ke Pantai Baron maupun dari Pantai Baron ke Malioboro ini sama-sama dipatok dengan tiket Rp26.000. Tiket bisa dipesan melalui aplikasi Traveloka dan Red Bus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Bantul dimulai dengan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan berkonsep forest campus.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.