Advertisement
Bagana Bantul Kirim Relawan ke Sumatera Barat untuk Penanganan Bencana
Lima personel Bagana yang diberangkat ke Sumatera. Harian Jogja - Kiki Luqman
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bantul melalui Bagana resmi mengirim lima relawan ke Sumatera Barat untuk mendukung operasi pencarian dan penanganan darurat bencana di Agam, bagian dari upaya respons cepat atas kondisi terdampak.
Para relawan dijadwalkan bertugas setidaknya selama dua pekan, menyesuaikan kondisi lapangan dan arahan komando pusat.
Advertisement
Kepala Satuan Khusus Bagana Bantul, Yasin, menjelaskan bahwa pengiriman personel dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas bencana berskala besar yang terjadi di wilayah tersebut.
“Untuk tanggap darurat dalam bencana yang skala besar seperti ini, standar itu dua minggu,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
BACA JUGA
Ia mengatakan lima relawan Bagana Bantul diberangkatkan untuk bergabung dengan operasi pencarian gabungan, mengingat masih banyak laporan warga yang hilang. Selain membantu proses pencarian, tim juga turut melakukan asesmen kebutuhan lapangan untuk disampaikan kepada Pemkab Bantul.
“Lima personil untuk ikut opsar, karena di sana yang hilang itu masih banyak. Kemudian nanti kita sambil asesmen untuk memberi informasi kepada Pemkab,” jelasnya.
Yasin mengungkapkan, keberangkatan ini murni inisiatif Bagana Bantul setelah melihat belum adanya dukungan bantuan langsung dari daerah.
“Ya kalau saya sendiri berharap dari Pak Bupati itu buat SK instruksi kepada semua, misalkan dari ASN. Saatnya kita gantian membantu,” katanya.
Tim Bagana Bantul berangkat menggunakan satu unit ambulans, membawa perlengkapan standar SAR seperti pelampung, helm keselamatan, sepatu bot, sarung tangan tebal, dan kantong jenazah.
Mereka akan terdaftar sebagai BKO (bawah kendali operasi) di posko gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan berbagai instansi lainnya. Selain itu, para relawan juga akan berkoordinasi dengan posko NU Peduli yang telah lebih dulu berdiri di lokasi.
“Di sana masih banyak yang terisolir. Jalan menuju akses bantuan itu lewat jalan kaki, ada yang sampai lima kilo. Ya kita lakukan apa pun itu,” ujarnya.
Lima relawan yang dikirim, seluruhnya memiliki pengalaman sebagai relawan, termasuk tiga di antaranya yang memiliki latar belakang aktif di PMI.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Bantul Ahmad Sidik mengatakan pemberangkatan berlangsung setelah Apel Pelepasan Relawan dan Penyerahan Donasi.
“Pagi ini kita akan mengirimkan relawan sejumlah lima personel Bagana yang itu menjadi patriot penjagaan lingkungan kami,” ungkapnya.
Menurut Sidik, durasi relawan di lapangan berkisar antara 10–14 hari dan bisa diperpanjang hingga 21 hari bila situasi belum memungkinkan untuk penarikan. Lamanya masa tugas akan menyesuaikan arahan pimpinan pusat Ansor yang telah lebih dahulu berada di lokasi bencana.
“Jika kondisi sudah membaik, langsung kita tarik untuk kembali. Kalau kondisi masih belum pulih, nanti kita sesuai arahan dari Pimpinan Pusat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Bagana Bantul merupakan pasukan relawan yang telah dibekali pelatihan kebencanaan sejak 2019 dan telah berkali-kali terjun di berbagai wilayah terdampak.
“Banser Tanggap Bencana ini tentu masing-masing sudah kita bekali diklat kebencanaan. Hari ini tidak hanya untuk kedaruratan di wilayah DIY, tetapi di mana pun itu kita harus menerjunkan,” katanya.
Sidik berharap kontribusi tersebut dapat memperkuat upaya penanganan darurat yang masih berlangsung di Sumatera Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Bantul M4,4 Picu Retakan Rumah, BPBD Pantau Dampak Lanjutan
- DIY Masuk Zona Rawan Gempa, BPBD Perkuat Mitigasi Bencana
- Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Kamis 29 Januari 2026
- Cegah PMK pada Ternak, Bupati Gunungkidul Gencarkan Bebersih Kandang
Advertisement
Advertisement



