Advertisement
Kulonprogo Kekurangan Psikolog Klinis, Rekrutmen Bertahap
Psikologi / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kulonprogo kembali membuka rekrutmen dua psikolog klinis untuk ditempatkan di Puskesmas Kalibawang dan Panjatan II karena jumlah tenaga masih jauh dari kebutuhan.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Susilaningsih, mengatakan saat ini baru terdapat tiga psikolog klinis di wilayahnya. Ketiganya berdinas di RSUD Wates sebanyak dua orang dan satu orang sisanya merupakan psikolog klinis di Puskesmas Galur II. “Proses penerimaan dua psikolog klinis saat ini untuk dua puskesmas menggunakan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” katanya saat dikonfirmasi, Senin (8/12/2025).
Advertisement
Meskipun sudah membuka dua lowongan, jumlah tersebut belum mampu menutupi kekurangan yang ada. Susilaningsih mengaku, setelah rekrutmen psikolog klinis ini terisi, Kulonprogo masih akan membuka penerimaan lagi dengan skema yang akan disesuaikan. Pasalnya, sesuai janji kampanye Bupati Kulonprogo terpilih, Agung Setyawan, setiap Puskesmas diharapkan memiliki psikolog klinis.
Total, di Kulonprogo sendiri terdapat 21 Puskesmas yang tersebar di 12 kapanewon. “Kalau dua psikolog klinis ini terpenuhi untuk di Puskesmas Kalibawang dan Puskesmas Panjatan II, Kulonprogo masih kekurangan 18 psikolog klinis lagi,” ungkapnya.
BACA JUGA
Susilaningsih mengungkapkan, pengisian psikolog klinis ke depan tidak hanya melalui mekanisme anggaran BLUD. Melainkan, dapat juga melalui perekrutan jalur CPNS yang tentunya akan lebih memudahkan BLUD. Ketika perekrutan CPNS, anggaran penggajian disokong langsung oleh negara, bukan melalui BLUD. “Kami akan lebih senang penerimaan psikolog klinis melalui skema CPNS karena kemampuan puskesmas berbeda-beda untuk penggajian,” tuturnya.
Ia menuturkan, untuk penerimaan psikolog klinis melalui CPNS, baru ada sembilan puskesmas yang memiliki peta jabatan. Itu artinya, masih harus dilakukan sinkronisasi data lagi agar penerimaan psikolog klinis skema CPNS dapat mencakup seluruh Puskesmas di Kulonprogo. “Secara bertahap akan diisi terus psikolog klinis. Nantinya 2026 juga akan ada penerimaan lagi, tetapi tergantung ketersediaan anggaran dan peminatnya ada atau tidak,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kulonprogo, Sudarmanto, menambahkan instansinya sudah melakukan upaya pengisian psikolog klinis melalui skema CPNS pada tahun-tahun sebelumnya. Psikolog klinis yang sudah ada saat ini merangkap tugas di beberapa puskesmas agar dapat menjangkau layanan yang lebih luas untuk sementara waktu. Upaya tersebut menjadi penanganan jangka pendek agar pelayanan dapat terpenuhi dengan baik.
“Tahun 2026 nanti, kami harapkan ada pengadaan CPNS untuk mengisi psikolog klinis di puskesmas yang kemampuan BLUD-nya masih terbatas,” tegasnya. Jalur CPNS menjadi upaya utama untuk melakukan pengisian psikolog klinis yang masih sangat kurang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Sita Aset Rp100 Miliar Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








