SDN Kandangan 2 Sleman Dapat Tambahan Siswa, Kini Total 2 Murid
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN—Satu orang pendaki yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian ilegal di Gunung Merapi pada Sabtu (20/12/2025) masih belum ditemukan hingga Selasa (23/12/2025). Tim gabungan masih terus berupaya menyisir medan yang sulit untuk menemukan keberadaan korban.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), Muhammad Wahyudi, mengungkapkan bahwa dari total tiga orang yang melakukan pendakian ilegal tersebut, dua orang di antaranya telah berhasil dievakuasi dalam waktu yang berbeda. Satu pendaki terakhir berhasil ditemukan oleh tim penolong pada Senin (22/12/2025).
“Satu survivor yang kami temukan kemarin itu dalam kondisi kakinya sakit. Untuk satu survivor lagi, kami masih berproses melakukan pencarian secara intensif. Kami mohon doanya agar segera ditemukan,” ujar Wahyudi melalui pesan tertulis kepada wartawan pada Selasa.
Kronologi kejadian bermula saat tiga pendaki ilegal tersebut memulai pendakian melalui jalur Kalitalang, Klaten, pada Sabtu (20/12/2025). Mereka dilaporkan berhasil mencapai kawasan Pasar Bubrah. Namun, saat memutuskan untuk kembali, ketiganya memilih turun melalui jalur Sapuangin, Klaten, yang dikenal memiliki vegetasi sangat rapat.
Dalam perjalanan turun, salah satu pendaki mengalami cedera pada bagian kaki sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Ia kemudian meminta dua rekannya untuk terus berjalan turun guna mencari bantuan. Karena kondisi sudah gelap dan medan yang sangat sulit, dua pendaki lainnya sempat bertahan di jalur Sapuangin sebelum melanjutkan perjalanan keesokan harinya.
Nasib nahas menimpa salah satu dari dua pendaki yang mencari bantuan tersebut. Ia dilaporkan terperosok ke dalam jurang atau lereng. Dalam kondisi terjepit, ia meminta rekannya yang berada di atas untuk terus turun mencari pertolongan warga. Pendaki yang terperosok ini ternyata sempat mencoba mencari jalan keluar sendiri dan akhirnya berhasil ditemukan oleh warga Sapuangin setelah berhasil mencapai area pemukiman.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR dan BTNGM masih memfokuskan pencarian pada satu pendaki yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Otoritas setempat kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pendakian ilegal demi keselamatan, mengingat kondisi medan Gunung Merapi yang ekstrem dan status pendakian yang masih ditutup secara resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.