Advertisement

Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai

Stefani Yulindriani Ria S. R
Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai Ilustrasi ISPA / FReepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mencatat adanya peningkatan jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada September–Oktober 2025. Meski terjadi lonjakan signifikan pada periode tersebut, Dinkes memastikan kondisi berbeda terjadi pada awal 2026, di mana tren kasus kembali landai.

Pada masa September–Oktober 2025, jumlah kasus ISPA tercatat mencapai sekitar 3.000 kasus per minggu. Angka tersebut meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan rata-rata laporan kasus mingguan di Kota Jogja.

Advertisement

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah, mengatakan peningkatan tersebut terlihat jelas dari kemunculan sejumlah klaster penyakit di beberapa sekolah.

“Tren peningkatan mulai terlihat sekitar pertengahan September–Oktober 2025. Ada beberapa klaster di beberapa sekolah,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Lana, klaster ISPA di sekolah terbentuk akibat banyaknya siswa yang mengalami gangguan pernapasan dalam waktu berdekatan. Ia menjelaskan, masa inkubasi penyakit yang relatif singkat—sekitar satu hingga dua hari—berpotensi membuat penularan berlangsung dengan cepat. Selain itu, cuaca ekstrem yang terjadi pada periode tersebut juga diduga memperburuk kondisi dan mempercepat peningkatan jumlah kasus.

Meski demikian, Lana menegaskan bahwa tidak terjadi lonjakan kasus ISPA pada awal tahun 2026. Kondisi saat ini disebut cukup terkendali dan jumlah penderita cenderung stabil.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan saat mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, atau sesak napas.

Dinkes Kota Jogja juga terus melakukan pemantauan intensif serta langkah-langkah pencegahan melalui puskesmas dan sekolah untuk menekan risiko penularan ISPA di masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Program Bulog Siap Ekspor Beras dan Jagung Setelah Swasembada 2026

Program Bulog Siap Ekspor Beras dan Jagung Setelah Swasembada 2026

News
| Minggu, 11 Januari 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Wisata
| Minggu, 11 Januari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement