Advertisement

Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa

Khairul Ma'arif
Minggu, 11 Januari 2026 - 15:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa Sekolah Rakyat yang tuntas direnovasi oleh Nindya Karya. ANTARA - HO/Nindya Karya

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo, kini tengah berjalan. Fasilitas pendidikan terpadu ini ditargetkan mampu menampung ribuan siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, dan diharapkan bisa beroperasi sebelum tahun ajaran baru 2026/2027, tepatnya pertengahan tahun.

Kepala Satker Pelaksana Prasarana Strategis DIY, Haryo Satriyawan, menyebut SR Gulurejo termasuk salah satu dari 104 lokasi pembangunan SR tahap II di Indonesia. SR ini akan menjadi pusat pendidikan terpadu bagi SR rintisan di DIY, yang sebelumnya telah hadir di Sonosewu, Bantul, dan Purwomartani, Sleman.

Advertisement

“Konstruksi SR Gulurejo rampung, sebanyak 275 siswa dari dua SR rintisan akan langsung dipindahkan ke fasilitas baru ini,” jelas Haryo, Minggu (11/1/2026).

SR Gulurejo dibangun di atas lahan seluas 7,1 hektare dengan kapasitas 1.080 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Kompleks ini terdiri dari 26 bangunan, termasuk ruang kelas, asrama putra dan putri, kantin, tempat ibadah, dan lapangan sepakbola.

Pembangunan dimulai 22 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 19 Juli 2026, atau dalam 220 hari kalender, melibatkan 420 tenaga ahli. Haryo menekankan percepatan mobilisasi alat berat dan material agar fasilitas dapat digunakan sesuai jadwal.

Sosialisasi ke warga Gulurejo juga terus dilakukan mengingat aktivitas proyek memanfaatkan akses jalan desa. “Dukungan penuh masyarakat sangat penting agar pembangunan SR ini berjalan lancar dan tepat waktu. Seluruh sarana dan prasarana dibangun dalam satu fase pengerjaan yang intensif,” tambah Haryo.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo, Ernawati Sukeksi, menegaskan dukungan instansinya, terutama terkait dokumen administrasi pembangunan.

Dinsos PPPA juga akan membantu mencari calon siswa dari masyarakat miskin kategori desil satu dan dua, sementara kebijakan teknis terkait wali asuh dan guru menunggu arahan Kementerian Sosial.

Hadirnya SR Gulurejo diharapkan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan derajat sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Thom Haye Sebut Keluarganya Dapat Ancaman Pembunuhan

Thom Haye Sebut Keluarganya Dapat Ancaman Pembunuhan

News
| Senin, 12 Januari 2026, 03:17 WIB

Advertisement

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Wisata
| Minggu, 11 Januari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement