Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya tawuran antarkelompok remaja di Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, digagalkan pada Jumat (16/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang remaja berinisial RDP, 16, diamankan bersama senjata tajam berupa clurit sepanjang satu meter.
Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, mengatakan pengamanan bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya rombongan remaja bermotor yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.
“Petugas Polsek Umbulharjo mengamankan seorang anak di bawah umur yang diduga akan melakukan tawuran. Dari tangan yang bersangkutan kami mengamankan senjata tajam jenis clurit,” kata Gandung dalam keterangan resmi, Jumat (16/1/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Imogiri Timur, Umbulharjo. RDP diketahui merupakan warga Banguntapan, Bantul. Selain clurit, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario serta satu unit telepon genggam.
Gandung menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah seorang warga berinisial R, 24, membuntuti rombongan remaja yang mencurigakan sejak wilayah Pleret, Bantul, hingga memasuki Kota Jogja. Warga tersebut melihat rombongan membuang senjata tajam di kawasan Jalan Imogiri Timur.
“Saksi melihat salah satu rombongan membuang clurit di jalan. Saat itu saksi berusaha mengamankan dan berhasil menahan satu orang, kemudian diserahkan ke Polsek Umbulharjo,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan sementara, RDP mengaku berangkat bersama sekitar 10 orang rekannya menggunakan empat sepeda motor. Mereka diduga hendak bertemu kelompok lain untuk melakukan tawuran di kawasan Ring Road Selatan.
“Yang bersangkutan masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk menelusuri keterlibatan pihak lain. Untuk penanganannya kami mengedepankan pembinaan karena yang diamankan masih anak di bawah umur,” kata Gandung.
Polresta Jogja mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan. Pencegahan dini dinilai menjadi kunci memutus rantai tawuran remaja di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 kembali digelar di SUGBK. Psywar media sosial dan rekam jejak pertemuan kedua tim ikut menjadi sorotan.
Ekspansi OpenAI, Anthropic, Google DeepMind, dan perusahaan AI lain memperketat pasar kantor Singapura. Harga sewa diprediksi naik 10 persen.
MotoGP 2027 digelar dalam 22 seri. Mandalika menjadi seri ke-20 pada 29-31 Oktober, disusul Adelaide dan Valencia.
Harvest Moon 26 September 2026 bukan pemicu gempa, tsunami, atau letusan gunung api. Daryono menjelaskan kaitannya dengan pasang laut dan rob.
Tiga dari empat wakil Indonesia di nomor tunggal badminton Asian Games 2026 lolos ke 16 besar. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri KW menang.