Bekas PG Gesikan Bantul Diduga Simpan Struktur Cagar Budaya
Struktur bangunan diduga cagar budaya ditemukan di bekas PG Gesikan Bantul. Disbud minta penyelamatan struktur sebelum pengembangan kebun kelapa.
Ketua Dewan KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif (kanan) didampingi Sekda Bantul, Agus Budi Raharja saat mencoba bantuan sumur bor di Dusun Semuten, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Senin (9/2). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL— Warga Dusun Semuten, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, akhirnya bisa bernapas lega. Wilayah yang selama bertahun-tahun kerap dilanda kekeringan itu kini memiliki akses air bersih berkat bantuan sumur bor dari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI).
Keberadaan sumur bor tersebut membuat warga tak lagi bergantung pada dropping air bersih setiap musim kemarau. Bantuan ini merupakan bagian dari program KORPRI Peduli, KORPRI Berbagi yang menyasar daerah-daerah dengan keterbatasan akses air bersih.
Ketua Dewan KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif, mengatakan KORPRI berupaya hadir langsung untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, masalah air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera ditangani.
“Kami datang untuk melihat langsung dan menyelesaikan masalah konkret di masyarakat. Di beberapa daerah yang kesulitan air, KORPRI hadir semampunya,” ujar Zudan, Senin (9/2/2026).
Zudan menjelaskan, pendanaan program sosial KORPRI tidak bersumber dari APBN maupun APBD. Seluruh kegiatan didanai melalui unit usaha KORPRI serta partisipasi para donatur yang tergerak secara sukarela.
“Ini murni dari kepedulian. Tanpa proposal resmi. Dari mulut ke mulut, para donatur datang sendiri karena melihat manfaatnya nyata. Air bersih itu kebutuhan konkret dan tidak bisa ditunda,” katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja, menyampaikan bantuan sumur bor dari KORPRI di Bantul mencakup tiga titik. Salah satunya berada di Dusun Semuten yang telah selesai dibangun dan diuji alirannya.
Adapun dua titik lainnya masih dalam proses pengerjaan, masing-masing berlokasi di Dusun Bulusari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, serta Dusun Mojosari, Kalurahan Wonolelo, Kapanewon Pleret.
“Air merupakan kebutuhan paling esensial. Dengan adanya bantuan ini, wilayah yang selama ini bermasalah air diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan, terutama untuk kebutuhan air minum dan kebutuhan dasar lainnya,” jelas Agus.
Ia menambahkan, Kalurahan Jatimulyo secara geografis berada di kawasan pegunungan kapur yang memang rawan kekeringan. Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Sementara itu, Lurah Jatimulyo, Mukidi, mengungkapkan Dusun Semuten selama ini selalu bergantung pada dropping air bersih setiap tahun. Dengan beroperasinya sumur bor bantuan KORPRI, kondisi tersebut diharapkan tidak lagi terulang.
“Alhamdulillah, tahun ini Semuten sudah teratasi. Mudah-mudahan tidak ada lagi dropping air. Di Jatimulyo masih ada tiga dusun lain yang menjadi PR karena setiap tahun juga kekurangan air,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Struktur bangunan diduga cagar budaya ditemukan di bekas PG Gesikan Bantul. Disbud minta penyelamatan struktur sebelum pengembangan kebun kelapa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.