Advertisement

Coast To Coast Night Trail Ultra Bantul Sedot 5.888 Pelari

Kiki Luqman
Minggu, 15 Februari 2026 - 23:37 WIB
Sunartono
Coast To Coast Night Trail Ultra Bantul Sedot 5.888 Pelari Peserta kategori 15 kilometer asal Selandia Baru, Joanne Harris/Rolls (tengah) bersama dua rekannya setelah menyelesaikan track 15 kilometer. Kiki Luqman

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Ajang lari lintas alam Coast To Coast Night Trail Ultra kembali menggairahkan sport tourism Bantul dengan menghadirkan 5.888 pelari dari dalam dan luar negeri. Event yang mengambil lokasi start dan finis di Laguna Pantai Depok ini menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda trail run terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Memasuki penyelenggaraan ke-10 sejak pertama digelar pada 2015, Coast To Coast Night Trail Ultra konsisten mengusung konsep berbasis komunitas. Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara turut ambil bagian dalam lomba yang digelar Minggu (15/2) tersebut.

Advertisement

Race Director Coast To Coast Night Trail Ultra, Roostian Gamananda, menjelaskan keberlangsungan event ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari panitia, komunitas pelari, hingga peserta.

“Event ini sudah diselenggarakan sejak 2015 dan sekarang memasuki penyelenggaraan ke-10. Ini adalah event komunitas, sehingga keterlibatan berbagai pihak, baik panitia, komunitas, hingga peserta sangat penting,” kata Roostian.

Menurutnya, tren olahraga trail run terus menunjukkan perkembangan positif dan kian diminati masyarakat. Penyelenggara berharap lari lintas alam dapat semakin populer, bahkan mampu menyaingi pamor lari jalan raya.

Pada edisi tahun ini, jumlah peserta tercatat 5.888 orang dan telah dibatasi sejak awal masa pendaftaran. Pembatasan dilakukan untuk menjaga kenyamanan sekaligus memastikan aspek keselamatan selama perlombaan berlangsung.

Roostian menambahkan, penyelenggaraan Coast To Coast Night Trail Ultra turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata melalui pendekatan sport tourism. Salah satu rangkaian kegiatan pendukung bahkan digelar di kawasan Jalan Malioboro untuk menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

“Kami ingin mendukung sektor pariwisata melalui olahraga. Selain itu, pelaku UMKM juga ikut terdampak positif karena kegiatan ini turut melibatkan dukungan dari Sibakul Jogja dan sejumlah pihak lainnya,” jelasnya.

Lebih dari 70 persen peserta berasal dari luar daerah, sehingga memberikan efek berganda terhadap perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski demikian, panitia mencatat sejumlah evaluasi, salah satunya antrean pengambilan race pack akibat banyaknya peserta luar daerah yang datang mendekati hari pelaksanaan.

Partisipasi pelari mancanegara dalam Coast To Coast Night Trail Ultra juga cukup beragam. Roostian menyebut peserta asing didominasi dari Perancis dan Inggris, disusul pelari dari Jepang serta Amerika Serikat.

Pada penyelenggaraan kali ini, panitia mengangkat tema kolaborasi bertajuk CTC Ultra X sebagai penanda satu dekade pelaksanaan event tersebut.

Coast To Coast Night Trail Ultra menyediakan enam kategori lomba, yakni 100 kilometer, 80 kilometer, 50 kilometer, 30 kilometer, 15 kilometer, dan 7 kilometer. Kategori 30 kilometer menjadi kelas dengan jumlah peserta terbanyak, sekitar 1.900 orang, sedangkan kategori 15 kilometer diikuti sekitar 1.500 peserta.

“Biasanya trail run dilakukan di pegunungan, tetapi di sini medannya cukup variatif. Peserta dapat merasakan pengalaman berlari di malam hari, hujan, hingga panas, sehingga cocok sebagai latihan menuju event internasional,” ungkapnya.

Salah satu peserta kategori 15 kilometer asal Selandia Baru, Joanne Harris-Rolls, mengaku mengikuti ajang tersebut bersama empat rekannya dari berbagai negara.

“Kami berlima berasal dari Kanada, Amerika, Australia, dan Selandia Baru. Kami mengikuti kategori 15K dan event ini sangat menyenangkan, meskipun cuaca di sini terasa lebih panas,” ujarnya.

Dengan tren peserta yang terus meningkat setiap tahun, Coast To Coast Night Trail Ultra diharapkan semakin menguat sebagai event trail run bertaraf internasional sekaligus memperluas dampak sport tourism di Yogyakarta, termasuk bagi sektor UMKM dan destinasi unggulan seperti Laguna Pantai Depok dan kawasan Malioboro yang terlibat dalam rangkaian kegiatannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Garuda Utuh di Asrama Haji Aceh, Simbol Hormat Prabowo

Garuda Utuh di Asrama Haji Aceh, Simbol Hormat Prabowo

News
| Senin, 16 Februari 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement