Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Sejumlah kendaraan melintas di depan Taman Parkir Wisata Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Patuk. Foto diambil 25 Januari 2026. Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan tempat parkir terpadu Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Gunungkidul dipastikan telah rampung dan siap diresmikan. Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menegaskan, fasilitas ini diharapkan memperkuat pengembangan wisata, khususnya di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Proyek ini sebelumnya sempat terkendala pada 2024 karena rekanan tidak mampu menuntaskan pekerjaan, meski nilai pembangunan mencapai sekitar Rp5 miliar sehingga kontrak kerja harus diputus. Kondisi tersebut membuat penyelesaian proyek tertunda sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
Pada 2025, pembangunan tempat parkir terpadu Nglanggeran dilanjutkan dengan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta. Rinciannya, Rp20 juta untuk konsultan perencanaan dan Rp15 juta untuk konsultan pengawas.
Sisa anggaran sebesar Rp465 juta digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan fisik, antara lain pengerasan jalan, penambahan paving block, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti toilet, pendopo, dan tempat ibadah.
“Pengerjaan sudah tidak ada masalah dan selesai di akhir 2025 lalu,” kata Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, Kamis (19/2/2026).
Menurut Hary, setelah seluruh tahapan pembangunan tuntas, lokasi parkir tersebut siap dioperasikan. Namun, pengoperasian secara penuh masih menunggu agenda peresmian resmi dari pemerintah daerah.
“Segera diresmikan. Tapi, sementara ini juga sudah bisa dimanfaatkan untuk parkir wisatawan,” katanya.
Lurah Nglanggeran, Widada, membenarkan bahwa lanjutan pembangunan telah selesai. Ia mengakui proses pengerjaan sempat terhenti pada 2024 sebelum kembali dilanjutkan pada 2025.
“Untuk alasannya berhenti kurang tahu. Tapi, saat ini pembangunan sudah selesai,” ujarnya.
Meski belum diresmikan, tempat parkir terpadu Nglanggeran kini sudah dimanfaatkan untuk parkir bus pariwisata yang mengangkut wisatawan ke kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Selama ini, kawasan tersebut belum memiliki fasilitas parkir yang memadai untuk kendaraan besar.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan memberi dampak positif terhadap pengembangan wisata di sektor utara Gunungkidul, khususnya wilayah Patuk. Selain lokasinya strategis karena berada di jalur alternatif Sleman–Gunungkidul, skema operasional juga dirancang dengan sistem shelter. Rencananya, wisatawan yang menuju kawasan Gunung Api Purba akan dijemput menggunakan kendaraan kecil dari area parkir terpadu Nglanggeran tersebut.
Foto
Harian Jogja/David Kurniawan
Sejumlah kendaraan melintas di depan Taman Parkir Wisata Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Patuk. Foto diambil 25 Januari 2026. Harian Jogja/David Kurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.
Ledakan kembali terjadi pada kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Insiden kedua dalam sehari ini dilaporkan media Iran.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.