Advertisement
Tawuran Remaja Banguntapan, Warga Amankan Motor Pelaku
Ilustrasi tawuran. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Aksi tawuran remaja terjadi di wilayah Mutihan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Jumat (20/2/2026) dini hari, dan berujung pada diamankannya satu unit sepeda motor milik salah satu kelompok oleh warga.
Polisi kini menelusuri kepemilikan kendaraan tersebut untuk mengungkap keterlibatan pelaku dalam peristiwa tawuran Banguntapan.
Advertisement
Sepeda motor yang diamankan warga berupa Honda Scoopy kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian dan saat ini berada di Mapolsek Banguntapan sebagai barang bukti dalam penyelidikan kasus tawuran remaja tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan pihaknya menerima informasi sekitar pukul 06.00 WIB dari Bhabinkamtibmas Wirokerten terkait adanya warga Mutihan yang mengamankan sepeda motor yang diduga milik salah satu kelompok pelaku bentrokan.
BACA JUGA
“Sepeda motor yang diduga milik salah satu kelompok pelaku tawuran itu sekarang sudah diamankan ke Mapolsek Banguntapan,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan warga, peristiwa bentrokan remaja itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di pinggir Jalan Ring Road, tepatnya di depan Gedung Pertemuan Taman Perwacy. Saksi mata melihat sekitar 15 remaja berboncengan sepeda motor datang dari arah Gang Jayamix Balong menuju lokasi kejadian.
Rombongan tersebut diketahui melaju melawan arus di jalur lambat menuju arah utara, kemudian berbelok ke barat dan menyerang kelompok pemuda Mutihan yang berada di sisi barat jalan. Warga menyebut para remaja tersebut membawa senjata tajam, gir, serta pedang saat melakukan penyerangan.
Pemuda dan warga setempat kemudian melakukan perlawanan dengan melempar batu ke arah kelompok penyerang. Dalam situasi ricuh tersebut, salah satu sepeda motor milik kelompok penyerang terjatuh dan selanjutnya diamankan oleh warga.
"Motor yang diamankan adalah Honda Scoopy nomor polisi AB 5614 IO. Kondisinya mengalami kerusakan pada ban belakang pecah, bodi depan terbuka, kaca spidometer pecah, serta slebor depan rusak," jelas Rita.
Polisi memastikan tidak terdapat korban jiwa dari kedua kelompok dalam peristiwa tawuran remaja Banguntapan tersebut. Saat ini, petugas masih melakukan proses identifikasi kendaraan yang diamankan untuk menelusuri pemiliknya sekaligus mengetahui keterkaitannya dengan aksi tawuran.
"Kami mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi hari," kata Rita.
Penyelidikan terhadap kasus tawuran remaja di Banguntapan ini masih terus berlangsung, termasuk upaya mengidentifikasi pelaku yang terlibat melalui barang bukti kendaraan yang diamankan serta keterangan saksi di lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








