Pedro Acosta Tercepat di Catalunya, Tes MotoGP Dihentikan Hujan
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
Peluncuran MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box dilakukan bersamaan dengan peresmian Kampoeng Ramadhan Jogokariyan di Masjid Jogokariyan, Rabu (18/2/2026). Ist
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box di 10 titik wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Program ini menggandeng PT Noovoleum Indonesia Investama sebagai mitra pengumpulan minyak jelantah. Melalui UCollect, masyarakat dapat menukarkan minyak jelantah menjadi saldo Rupiah yang terhubung dengan aplikasi MyPertamina, dengan nilai mulai dari Rp5.500 per liter.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bertanggung jawab.
“Melanjutkan success story di Semarang, kami menghadirkan UCollect di Yogyakarta sebagai langkah nyata mendorong pengelolaan limbah jelantah yang ramah lingkungan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, program UCollect di Semarang telah berjalan selama enam bulan dengan total minyak jelantah terkumpul mencapai 143.545 liter. Dari jumlah tersebut, nilai konversi rupiah yang dihasilkan mencapai sekitar Rp796 juta.
Peluncuran MyPertamina UCollect Box di Yogyakarta dilakukan serentak di 10 lokasi, meliputi sejumlah SPBU, area masjid, serta kawasan strategis di Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul. Lokasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kepadatan penduduk, kedekatan dengan pasar dan restoran, serta kemudahan akses masyarakat.
“Harapannya, fasilitas ini dapat menjangkau masyarakat dari berbagai penjuru Yogyakarta dan mendorong kebiasaan pengelolaan limbah jelantah yang lebih baik,” tambah Taufiq.
Masyarakat dapat mengikuti program ini dengan langkah sederhana melalui aplikasi MyPertamina. Pengguna cukup memilih menu Sustainability Corner, klik opsi ubah minyak jelantah jadi rupiah, memindai barcode, lalu memasukkan minyak jelantah ke dalam UCollect Box. Mesin akan menghitung volume secara otomatis dan saldo langsung masuk ke akun MyPertamina.
“Dengan mekanisme digital, proses penukaran menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem,” ujarnya.
Salah satu pengguna UCollect, Ricca Pricillia (31), warga Jogokariyan yang juga pedagang di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, mengaku terbantu dengan fasilitas tersebut.
“Biasanya minyak bekas hanya dibuang. Sekarang bisa ditukar jadi Rupiah. Prosesnya mudah dan lebih ramah lingkungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.