Siswa Dilibatkan dalam Pemorsian MBG Prasmanan di Sleman, Ini Alasannya
Siswa SDN Soprayan Sleman dilibatkan dalam pemorsian MBG prasmanan. Sistem ini menjadi sarana edukasi gizi, disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab.
RSUD Sleman - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—RSUD Sleman menargetkan peningkatan pendapatan hingga Rp152 miliar pada 2026. Target tersebut naik dari realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp122,4 miliar, seiring upaya rumah sakit memperkuat keberlanjutan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Namun, upaya peningkatan pendapatan tersebut dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama terkait kebijakan sistem pembiayaan dari BPJS Kesehatan.
Salah satu aturan yang menjadi tantangan adalah mekanisme pembayaran kunjungan pasien berulang dalam satu episode pelayanan. Dalam kebijakan tersebut, kunjungan pasien ke rumah sakit dalam satu episode pelayanan—meskipun dengan diagnosis penyakit maupun dokter spesialis berbeda—tetap dihitung sebagai satu episode layanan.
Kondisi tersebut berpotensi menekan pendapatan rumah sakit.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi RSUD Sleman karena sekitar 95% sumber pendapatan rumah sakit masih berasal dari pasien peserta BPJS Kesehatan.
Direktur RSUD Sleman, Wisnu Murti Yani, mengatakan manajemen RSUD Sleman menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memperluas sumber pendapatan untuk mengatasi kondisi tersebut.
Salah satunya dengan mendorong peningkatan layanan bagi pasien umum serta memperluas kerja sama dengan perusahaan dan asuransi non-BPJS.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menciptakan diversifikasi sumber pendapatan yang lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembiayaan BPJS.
Kembangkan Layanan Poliklinik Sore
Sejumlah strategi pun disiapkan, seperti pengembangan layanan poliklinik sore yang ke depan akan diperluas hingga layanan malam hari guna menjangkau kebutuhan masyarakat yang lebih luas.
Selain itu, RSUD Sleman juga akan memperkuat promosi dan pemasaran layanan kesehatan melalui pertemuan langsung dengan masyarakat di tingkat kalurahan. Promosi juga akan dilakukan melalui pemasangan media luar ruang seperti baliho dan neon box di sejumlah titik strategis.
Upaya lain yang ditempuh adalah memperkuat jejaring kemitraan melalui forum pertemuan dengan mitra serta penjajakan kerja sama dengan perusahaan dan asuransi swasta.
Wisnu menegaskan strategi tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pendapatan rumah sakit, tetapi juga untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Dengan langkah tersebut, RSUD Sleman optimistis dapat menghadapi tantangan kebijakan pembiayaan kesehatan sekaligus menjaga mutu pelayanan bagi masyarakat Sleman dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa SDN Soprayan Sleman dilibatkan dalam pemorsian MBG prasmanan. Sistem ini menjadi sarana edukasi gizi, disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab.
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Idiec meminta aturan turunan Perpres Ojol menjamin pendapatan pengemudi, kemitraan yang adil, transparansi algoritma, dan perlindungan data.
Simak cara memilih situs streaming film legal dan risiko LK21 atau Indoxxi, mulai dari malware, pencurian data, hingga pelanggaran hak cipta.
Okupansi hotel di KEK Mandalika mencapai 100% selama MotoGP 2026. Hotel di Mataram dan Senggigi juga terisi hingga 80-90%.
LPS mencatat tiga BPR di DIY dicabut izin usahanya. Klaim penjaminan simpanan yang dibayarkan mencapai Rp58,51 miliar.