Pemkab Sleman Gandeng Polisi Jaga Ketersediaan Stok Bahan Pokok

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Kamis, 30 Juli 2026 19:07 WIB
Pemkab Sleman Gandeng Polisi Jaga Ketersediaan Stok Bahan Pokok

Salah satu pedagang sembako di Pasar Beringharjo - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggandeng Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polresta Sleman untuk menjaga ketersediaan stok bahan pangan pokok sekaligus memastikan distribusinya berjalan lancar. Sinergi ini dilakukan melalui pemantauan stok, perkembangan harga, hingga pengawasan terhadap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas pangan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari, mengatakan ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah Sleman saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali. Meski demikian, pemerintah terus memperkuat pengawasan untuk mengantisipasi dinamika pasokan nasional, faktor cuaca, serta fluktuasi harga global.

Menurutnya, pengawasan tersebut dilakukan bersama Satgas Pangan Polresta Sleman sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di tingkat regional.

"Dalam hal pengawasan, Disperindag bersinergi dengan Satuan Tugas Pangan Kepolisian Sleman untuk memantau ketersediaan stok, memantau perkembangan harga, dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu distribusi dan stabilitas pangan di Sleman," kata Dwi, Kamis (30/7/2026).

Selain bekerja sama dengan kepolisian, Disperindag Sleman juga melakukan pemantauan harga dan ketersediaan komoditas secara rutin di delapan pasar umum melalui Sistem Informasi Harga Pangan (Siharpa) yang diperbarui setiap hari.

Delapan pasar yang menjadi lokasi pemantauan meliputi Pasar Sleman, Pasar Prambanan, Pasar Godean, Pasar Tempel, Pasar Pakem, Pasar Kalasan, Pasar Depok, dan Pasar Cebongan.

Kepala Divisi Bisnis Disperindag Sleman, Isti Fajaroh, mengatakan petugas tim harga pangan melakukan pemantauan harian untuk mengetahui perkembangan harga dan kondisi pasokan di pasar.

"Pemantauan dilakukan oleh petugas tim harga pangan yang melaporkan perkembangan harga setiap hari. Masyarakat dapat mengakses informasi tersebut melalui situs web SIHARPA, sehingga masyarakat mengetahui informasi yang akurat dan terkini," kata Isti.

Ia menambahkan, pemerintah juga akan turun tangan apabila diperlukan. Disperindag Sleman bersama Disperindag DIY secara berkala menggelar operasi pasar untuk sejumlah komoditas strategis, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga harga tetap terjangkau sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Di sisi lain, pengawasan bersama Satgas Pangan Polresta Sleman juga bertujuan mengantisipasi praktik-praktik yang dapat mengganggu rantai pasokan dan distribusi bahan pokok.

Isti mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian dalam jumlah berlebihan.

"Membeli barang dalam jumlah yang wajar dapat membantu menjaga stabilitas harga, sehingga semua lapisan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok ini," katanya.

Pemkab Sleman memastikan koordinasi antarlembaga akan terus diperkuat guna menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pangan pokok di wilayah Kabupaten Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online