Advertisement
Bocah 9 Tahun Tenggelam di Glagah, Pencarian Hari Kedua Nihil
Tenggelam - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga tenggelam di Muara Sungai Serang, Glagah, Kulonprogo. Hingga hari kedua pencarian, korban belum berhasil ditemukan.
Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan berbagai metode di sekitar lokasi kejadian.
Advertisement
Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet serta penyisiran darat di sekitar muara sungai.
“Sampai sekarang masih nihil korban belum ditemukan,” kata Pipit kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).
BACA JUGA
Tiga Regu Dikerahkan
Pipit menjelaskan tim SAR dibagi menjadi tiga regu untuk mempercepat proses pencarian korban.
Regu pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik kejadian hingga sekitar 500 meter ke arah utara. Regu kedua melakukan pencarian dengan metode penyelaman di lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam.
Sementara itu, regu ketiga melakukan pemantauan dan penyisiran melalui jalur darat di sekitar lokasi kejadian.
Namun proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, salah satunya kondisi air sungai yang keruh sehingga menyulitkan proses penyelaman.
“Kendala pencarian air keruh sehingga penyelaman pun tidak bisa maksimal,” ujarnya.
Selain itu, beberapa titik sungai mengalami penyusutan debit air sehingga menyulitkan pergerakan perahu karet saat melakukan manuver.
Tim SAR berencana menghentikan sementara pencarian ketika kondisi mulai gelap dan melanjutkannya kembali pada hari berikutnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di kawasan Muara Sungai Serang.
Korban diketahui bernama Bekti Nurada, siswa kelas 2 sekolah dasar yang merupakan warga Kalurahan Karangwuni, Kulonprogo.
Menurut Pipit, kejadian ini pertama kali terungkap ketika warga menemukan sebuah sepeda tanpa pemilik di tepi muara sungai.
Temuan tersebut kemudian menimbulkan kecurigaan warga sehingga dilakukan penelusuran untuk mengetahui pemilik sepeda tersebut.
Setelah dilakukan pencarian informasi, sepeda tersebut diketahui milik Bekti. Petugas kemudian meminta keterangan dari teman-teman sebaya korban yang sering bermain di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 16.00 WIB, seorang anak berinisial MHR (9) akhirnya mengaku bahwa sepeda tersebut milik temannya yang diduga tenggelam di muara sungai.
“Pada pukul 16.00 WIB ada seorang anak inisial MHR, 9 tahun yang memang ketika ditanya lebih dalam ternyata mengakui sepeda itu milik temannya atas nama Bekti Nurada tenggelam di Muara Sungai Serang,” lanjut Pipit.
Untuk memastikan lokasi kejadian, petugas kemudian membawa saksi ke tempat penemuan sepeda guna menunjukkan titik yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban.
Pipit menambahkan ada dugaan saksi sempat meninggalkan lokasi karena merasa takut setelah melihat temannya tenggelam.
“Dugaannya MHR ini ninggalin pas mengetahui satu orang tenggelam dan MHR ini takut untuk bilang,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menteri LH Ancam Penjara 10 Tahun bagi Pengelola TPST Bantargebang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







