Advertisement

Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang

Ariq Fajar Hidayat
Jum'at, 13 Maret 2026 - 17:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang Ilustrasi arus mudik.Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah DIY akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada 18–19 Maret, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 23–24 Maret mendatang.

Meski demikian, hingga Jumat (13/3/2026) peningkatan volume kendaraan di sejumlah titik perbatasan DIY belum terlihat signifikan. Dishub DIY masih memantau perkembangan arus lalu lintas menjelang dimulainya periode mudik yang diperkirakan mulai terasa dalam waktu dekat.

Advertisement

Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan sementara, arus mudik diperkirakan mulai bergerak pada 14 Maret. Namun hingga saat ini kondisi lalu lintas di wilayah perbatasan DIY masih tergolong normal.

“Update terbaru saat ini kami memprediksi arus mudik mulai tanggal 14. Untuk saat ini mungkin masih pantauan lalu lintas biasa, kami juga belum mendapat informasi apakah sudah banyak yang mulai mudik atau belum,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Untuk memantau perkembangan arus kendaraan selama masa Lebaran, Dishub DIY menyiapkan tiga posko pemantauan lalu lintas. Posko tersebut terdiri atas dua posko statis serta satu posko induk yang akan berfungsi sebagai pusat koordinasi.

“Yang jelas nanti kita ada tiga posko. Dua posko statis dan satu induk. Kita ada di Prambanan dan Jembatan Kabanaran,” katanya.

Pemantauan arus kendaraan tersebut dilakukan secara terpadu bersama kepolisian dengan sistem pengolahan data terpusat melalui back office. Sistem ini memungkinkan seluruh data pergerakan kendaraan dihimpun dalam satu basis informasi bersama.

“Pantauan nanti juga secara data kita sentralkan ke kepolisian. Kita punya back office di Patwal untuk satu data, jadi nanti informasinya berasal dari data bersama dari back office tersebut,” ucapnya.

Di sisi lain, pergerakan penumpang angkutan umum di Terminal Giwangan juga diperkirakan mengalami peningkatan selama periode mudik Lebaran 2026. Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, menyebut lonjakan penumpang diprediksi terjadi dalam dua periode berbeda.

“Kita ada dua kali puncak. Mungkin di akhir pekan ini puncak pertama, kemudian minggu berikutnya sekitar tanggal 17–18 karena cuti bersama tanggal 19, itu juga puncak,” kata Sigit.

Ia memastikan ketersediaan armada bus untuk melayani penumpang selama periode mudik berada dalam kondisi mencukupi. Saat ini terdapat sekitar 1.400 unit bus reguler yang siap beroperasi melayani rute antarkota.

“Armada reguler total sekitar 1.400 unit. Dengan lalu lintas harian rata-rata untuk AKAP sekitar 360 sampai 400 bus. Dari PO juga ada bus cadangan yang pasti akan dikeluarkan, bahkan bisa ditambah dari bus pariwisata jika diperlukan,” ujarnya.

Menurutnya, pada periode mudik jumlah penumpang yang datang ke Jogja diperkirakan lebih besar dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat dari kota tersebut.

“Kalau masa mudik pasti lebih banyak yang datang. Misalnya yang datang 5.000 orang, yang berangkat sekitar 3.000,” katanya.

Berdasarkan data sementara hingga Rabu (11/3/2026), tercatat sekitar 6.000 penumpang tiba di Terminal Giwangan, sementara jumlah penumpang yang berangkat mencapai sekitar 4.500 orang.

Sigit juga memprediksi jumlah penumpang selama arus mudik Lebaran 2026 meningkat sekitar 20% dibandingkan tiga tahun terakhir. Peningkatan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh semakin baiknya fasilitas di Terminal Giwangan sehingga lebih banyak penumpang kembali menggunakan terminal sebagai titik keberangkatan.

“Prediksi kami dibandingkan tahun 2023, 2024, dan 2025 akan naik sekitar 20%. Salah satunya karena fasilitas di Terminal Giwangan sekarang semakin nyaman sehingga penumpang yang sebelumnya naik dari pool atau agen sudah banyak yang kembali masuk ke terminal,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja

BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja

News
| Jum'at, 13 Maret 2026, 20:37 WIB

Advertisement

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

Wisata
| Kamis, 12 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement