Advertisement

Mudik Lebaran, Polisi Petakan Jalur Rawan Kecelakaan di Gunungkidul

David Kurniawan
Jum'at, 13 Maret 2026 - 15:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Mudik Lebaran, Polisi Petakan Jalur Rawan Kecelakaan di Gunungkidul Seorang pengendara motor saat melintas di JJLS yang berada di kawasan Kapanewon Rongkop. foto diambil 6 Januari 2022 lalu. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Sebanyak 728 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan libur Lebaran di Kabupaten Gunungkidul. Pengamanan tersebut berlangsung mulai Jumat (13/3/2026) hingga 25 Maret 2026.

Kapolres Gunungkidul, Damus Asa, mengatakan ratusan personel tersebut terdiri dari anggota kepolisian serta unsur lintas instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan mitra kerja kepolisian lainnya.

Advertisement

“Total ada 728 personel yang dilibatkan untuk pengamanan Lebaran. Pengamanan berlangsung 13–25 Maret 2026,” kata Damus, Jumat (13/3/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 485 personel berasal dari jajaran Polres Gunungkidul yang telah ditempatkan di sejumlah titik pengamanan.

Enam Pos Pengamanan Disiapkan

Untuk mendukung pengamanan arus mudik, aparat menyiapkan enam pos pengamanan di sejumlah titik strategis.

Beberapa di antaranya berada di ruas Jalan Jogja–Wonosari tepatnya di kawasan Hargodumilah, Kapanewon Patuk, serta di Terminal Dhaksinarga.

Pos pengamanan lainnya juga didirikan di jalur Jalur Jalan Lintas Selatan yakni di Pasar Trowono, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, serta Rest Area JJLS di Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo.

Sementara untuk kawasan wisata, pos pengamanan disiapkan di Pantai Baron dan Pantai Drini.

Selain itu, satu pos pelayanan juga dibangun di Bundaran Tugu Tobong untuk membantu pemudik maupun wisatawan.

“Kami juga menyiapkan 32 pos pantau di sejumlah jalur yang rawan kemacetan,” ujarnya.

Jalur Rawan Kecelakaan Dipetakan

Kasatlantas Polres Gunungkidul, Priya Tri Handaya, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah jalur rawan kecelakaan menjelang arus mudik Lebaran.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di ruas Jalan Jogja–Wonosari, khususnya di wilayah Kapanewon Patuk hingga Playen. Jalur tersebut memiliki karakter jalan berkelok serta kontur naik turun sehingga rawan kecelakaan.

Salah satu titik yang sering terjadi kecelakaan berada di Padukuhan Gading III, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen. Berdasarkan data kepolisian, sepanjang 2025 tercatat 20 kejadian kecelakaan di lokasi tersebut dengan lima korban meninggal dunia dan 14 korban luka ringan.

“Arus lalu lintasnya padat, baik saat siang maupun sore hari. Kecelakaan biasanya terjadi karena pengendara mencoba mendahului kendaraan di depannya,” ujar Priya.

Selain itu, potensi kecelakaan juga terdapat di Tanjakan Bundelan di Kalurahan Jurangrejo, Kapanewon Ngawen yang memiliki tanjakan cukup ekstrem.

Waspadai Jalur Longsor

Polisi juga mengingatkan adanya jalur rawan longsor di jalan penghubung Klaten–Gunungkidul, tepatnya di kawasan Perbukitan Clongop, Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari.

Menurut Priya, jalur tersebut saat ini masih ditutup akibat longsor karena berada di kawasan perbukitan yang rentan pergerakan tanah.

“Jalur ini rawan karena berada di area perbukitan,” katanya.

Polisi mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik dengan mematuhi aturan lalu lintas, tidak memacu kendaraan secara berlebihan, serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta

18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta

News
| Jum'at, 13 Maret 2026, 18:37 WIB

Advertisement

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

Wisata
| Kamis, 12 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement