Advertisement

10 Kontingen Ramaikan Lomba Gema Takbir Jogja 2026, Rebut Piala Sultan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Kamis, 19 Maret 2026 - 18:17 WIB
Sugeng Pranyoto
10 Kontingen Ramaikan Lomba Gema Takbir Jogja 2026, Rebut Piala Sultan Foto ilustrasi takbir keliling, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Persiapan Lomba Gema Takbir Jogja 2026 yang digelar pada Kamis (19/3/2026) malam ini telah mencapai tahap akhir. Ketua panitia, Muhammad Faisal Rahagime, memastikan seluruh kebutuhan teknis dan lokasi kegiatan sudah siap digunakan. Faisal menjelaskan, panitia telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pemasangan barikade hingga penyediaan panggung dan pencahayaan. “Dari panitia sendiri, kami sudah memasang barikade di area display pertama dan kedua. Display pertama berada di Pelataran Masjid Gede, sedangkan display kedua di Jalan Pangurakan. Selain itu, panggung dan lighting juga sudah terpasang,” katanya, Kamis (19/3/2026).

Selain persiapan teknis, menurutnya, panitia juga telah mengundang sejumlah tokoh penting, termasuk para pimpinan Muhammadiyah untuk turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam pelaksanaannya, lomba Gema Takbir tahun ini akan diikuti oleh 10 kontingen. Setiap kontingen terdiri dari 50 hingga 100 peserta yang akan menampilkan kreativitas terbaik mereka untuk memperebutkan Piala Sultan.
Panitia juga menyiapkan sejumlah kategori penilaian, di antaranya kategori semangat takbir, kekompakan barisan, kreativitas, kontingen terfavorit, serta mayoret atau leader terfavorit.
“Total ada 10 kontingen yang ikut serta. Mereka akan dinilai dari beberapa kategori, termasuk semangat takbir hingga kreativitas,” ujarnya. 

Advertisement

Peserta yang mengikuti lomba mayoritas berasal dari wilayah Kecamatan Gondomanan, meskipun terdapat pula beberapa kontingen dari luar wilayah tersebut. Terkait dengan pendaftaran, Faisal menyebut proses registrasi telah dibuka sejak awal Ramadan dan ditutup beberapa hari setelahnya. “Pendaftaran sudah kami buka sejak awal puasa, lalu dalam beberapa hari sudah kami tutup,” katanya.
Untuk konsep acara, Faisal menuturkan tidak banyak perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, tahun ini konsep disesuaikan dengan tema yang diusung, yakni “Takbir Menggetarkan Hati, Meneguhkan Tauhid, Membumikan Lingkungan.”

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, panitia berharap pelaksanaan Gema Takbir Jogja 2026 dapat berjalan lancar dan meriah, sekaligus memberikan pengalaman religius yang berkesan bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu 21 Maret

News
| Kamis, 19 Maret 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement