Advertisement

Arus Kendaraan di Perbatasan DIY Melonjak

Andreas Yuda Pramono
Senin, 23 Maret 2026 - 17:47 WIB
Sugeng Pranyoto
Arus Kendaraan di Perbatasan DIY Melonjak Foto ilustrasi mudik Lebaran. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Arus lalu lintas di perbatasan DIY–Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan pada hari ke-11 Operasi Ketupat Progo 2026, Senin (23/3/2026). Hasil counting traffic CCTV smart province batas Provinsi DIY – Jawa Tengah menunjukkan dua simpang utama—Simpang (SP) Prambanan dan Simpang (SP) Tempel—mengalami lonjakan kendaraan masuk dan keluar sejak pagi hingga menjelang siang.

Di Simpang Prambanan, total kendaraan masuk tercatat 12.569 unit, sementara keluar mencapai 17.064 unit. Selisih ini menunjukkan dominasi arus keluar dari wilayah DIY ke arah Jawa Tengah.

Advertisement

Lonjakan mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB–07.00 WIB, dengan 1.213 kendaraan masuk dan 1.491 keluar. Puncaknya terjadi pada rentang 07.00 WIB–08.00 WIB, saat arus keluar mencapai 2.218 kendaraan, tertinggi sepanjang periode pengamatan hingga siang.

Sementara itu, Simpang Tempel mencatat volume lalu lintas yang lebih tinggi dibanding Prambanan. Total kendaraan masuk mencapai 22.976 unit dan keluar 23.333 unit. Arus di simpang ini relatif seimbang, meski tetap menunjukkan kecenderungan keluar yang lebih besar.

Kenaikan tajam di Simpang Tempel mulai terjadi sejak pagi hari. Pada pukul 06.00 WIB–07.00 WIB, kendaraan masuk tercatat 2.411 unit dan keluar 2.267 unit.

Puncak arus terjadi pada 09.00 WIB–10.00 WIB, dengan 3.563 kendaraan masuk dan 4.062 kendaraan keluar—angka tertinggi sepanjang hari. Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, mengatakan secara umum kedua simpang menunjukkan pola serupa yakni peningkatan arus sejak subuh, memuncak pada pagi hingga menjelang siang, lalu cenderung stabil.

Namun, Simpang Tempel menjadi titik dengan volume kendaraan paling padat, baik untuk arus masuk maupun keluar. Data ini mengindikasikan mobilitas tinggi masyarakat menjelang puncak arus mudik, dengan pergerakan dominan keluar dari DIY, terutama melalui Simpang Prambanan dan Tempel.

“Imbauan kami tetap berhati hati dalam berkendara. Mudik Aman Keluarga Bahagia,” kata Salamun dihubungi, Senin (23/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kadin Ingatkan WFH Satu Hari Tidak Bisa Berlaku Bagi Semua Sektor

Kadin Ingatkan WFH Satu Hari Tidak Bisa Berlaku Bagi Semua Sektor

News
| Senin, 23 Maret 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata

Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata

Wisata
| Minggu, 22 Maret 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement