Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Turi, Dirawat di RSUD Sleman
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Gerbang Tol Purwomartani.-Dok
Harianjogja.com, SLEMAN -- Direktorat Lalu Lintas Polda DIY mengumumkan jika Gerbang Tol (GT) Purwomartani akan diperpanjang waktu fungsionalnya hingga malam hari. Kebijakan ini ditempuh mengingat tingginya arus lalu lintas keluar Jogja pada periode arus balik Lebaran.
Dibuka sejak 16 Maret 2026, GT Purwomartani semula hanya bisa dilewati mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Jalan bebas hambatan yang masuk dalam bagian ruas Tol Jogja-Solo tersebut awalnya hanya dibuka selama 12 jam setiap harinya pada periode Lebaran.
Namun dalam penerapannya, waktu buka GT Purwomartani selanjutnya diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB. Penambahan waktu operasi ini diberlakukan pada arus balik, tepatnya sejak 22 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026 nanti.
"GT Purwomartani mulai 22-29 Maret dibuka dari 06.00-20.00 WIB," kata Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at pada Senin (23/3/2026).
Ditanya soal aspek yang menjadi pertimbangan penambahan durasi operasi GT Purwomartani, Arie menjelaskan jika kebijakan ini diambil untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas ke arah Klaten atau Jawa Tengah.
"Arus masuk dan keluar DIY meningkat. Untuk mengurangi kepadatan arus ke arah Klaten," ujarnya.
Arie mengungkapkan pada awal pekan ini, arus lalu lintas yang masuk maupun keluar dari wilayah DIY telah menunjukkan tren peningkatan. Bahkan di GT Purwomartani, jumlah kendaraan yang melintas via fungsional Tol Jogja-Solo tersebut hampir menyentuh angka 1.500 per jam.
"Peningkatan [arus lalu lintas] cukup signifikan. Terlihat dari angka sudah hampir 1.500 per jam," kata Arie.
Apabila menilik data dari Back Office Smart Province DIY, arus lalu lintas di GT Purwomartani telah menyentuh angka lebih dari 1.000 kendaraan per jam sejak pagi. Pada pukul 06.00 WIB-07.00 WIB, jumlah kendaraan yang keluar DIY via GT Purwomartani masih berkisar di angka 605 kendaraan.
Sementara itu pada pukul 07.00 WIB-08.00 WIB jumlah kendaraan yang melintas berjumlah 940 kendaraan. Namun setelah itu, jumlah kendaraan yang lewat di GT Purwomartani lebih dari 1.000 kendaraan per jam.
Pada pukul 08.00 WIB-09.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas di GT Purwomartani sebanyak 1.159 kendaraan. Jumlah kendaraan yang lewat di GT Purwomartani selanjutnya terus meningkat hingga siang hari.
Puncaknya pada pukul 12.00 WIB-13.00 WIB, GT Purwomartani bahkan dilewati 1.483 kendaraan dalam kurun waktu sejam. Secara kumulatif, sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 11.137 kendaraan melewati GT Purwomartani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.
PSIM Jogja memastikan peluang Franco Ramos bertahan masih terbuka. Bek asal Argentina itu dijadwalkan tiba di Jogja dalam waktu dekat.
Daihatsu kembali menghadirkan Kumpul Sahabat Serentak yang diselenggarakan secara bersamaan di seluruh outlet Daihatsu di Indonesia.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mendorong peningkatan alokasi Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi kalurahan