Advertisement
Kapanewon di Bantul Mulai Siaga Hadapi Kemarau Panjang dan Kekeringan
Kekeringan / Ilustrasi StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Sejumlah kapanewon di Kabupaten Bantul mulai bersiap menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung sejak April hingga mencapai puncaknya pada Agustus mendatang.
Langkah antisipasi dilakukan dengan menyiapkan pasokan air bersih serta memperkuat sistem distribusi di wilayah yang selama ini rawan kekeringan.
Advertisement
Panewu Imogiri, Slamet Santosa, mengatakan wilayahnya menjadi salah satu daerah yang hampir setiap tahun terdampak kekeringan saat kemarau.
“Untuk tahun ini kami akan mengandalkan SPAM pedesaan,” ujarnya di Imogiri, Bantul, Rabu (1/4/2026).
BACA JUGA
Sejumlah kelompok masyarakat juga telah mengajukan perluasan jaringan SPAM agar lebih banyak rumah tangga bisa terlayani.
“Ada empat atau lima kelompok yang sudah mengajukan untuk perluasan sambungan,” jelasnya.
Saat ini, puluhan SPAM telah beroperasi di Imogiri dengan cakupan layanan puluhan hingga ratusan sambungan rumah tangga.
Namun, keterbatasan masih terjadi di wilayah dataran tinggi yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan pipa.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kapanewon akan memaksimalkan penggunaan sumur bor di wilayah sulit akses.
Wilayah di Selopamioro, Bantul, menjadi salah satu titik perhatian karena kondisi geografis perbukitan yang kerap mengalami kekurangan air saat kemarau.
Meski demikian, Slamet menyebut berbagai solusi mulai berjalan, termasuk pengelolaan SPAM berbasis masyarakat dan pemanfaatan sumur bor.
Ia memastikan kebutuhan air bersih warga, termasuk untuk irigasi pertanian, kini lebih terjamin dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal KRL Solo Jogja per 1 April 2026, Layani Mobilitas Seharian
Advertisement
Advertisement









