Advertisement
Arah Baru Pembangunan Sleman Didorong lewat Digitalisasi
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Arah pembangunan Kabupaten Sleman mulai difokuskan pada penguatan digitalisasi di berbagai sektor sebagai respons atas tantangan global dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Langkah ini mengemuka dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Aula Kantor Bappeda di Sleman, Selasa (31/3/2026), sebagai forum strategis penyusunan prioritas pembangunan daerah.
Advertisement
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut forum ini menjadi ruang penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Menurutnya, RKPD memiliki peran krusial sebagai penghubung antara visi pembangunan jangka panjang dan menengah dengan pelaksanaan program tahunan di daerah.
BACA JUGA
Dokumen tersebut juga menjadi dasar dalam penyusunan anggaran sekaligus memastikan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan berjalan selaras.
Dalam perencanaan tahun 2027, Pemkab Sleman mengusung tema peningkatan daya saing ekonomi melalui transformasi digital yang didukung tata kelola pemerintahan berintegritas.
Danang menegaskan, digitalisasi kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Digitalisasi telah mengubah cara kita bekerja, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor, baik dalam pelayanan publik, penguatan UMKM, pendidikan, maupun tata kelola pemerintahan," kata Danang.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ia juga menekankan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. Pemerintah daerah diminta tetap menjaga pemerataan pembangunan.
"Kita harus upayakan pembangunan melalui perencanaan yang adaptif, transformasi digital dan inovasi agar efisiensi tetap menjaga kinerja. Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing daerah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
4 Prajurit Jadi Tersangka Kasus Air Keras Andrie, Ini Kata Mabes TNI
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
Advertisement
Advertisement








