Advertisement
Groundbreaking PSEL Jogja Belum Pasti, Tunggu Pemenang Tender
Foto ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), untuk program Waste to Energy atau Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan groundbreaking puluhan proyek hilirisasi dan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) belum sepenuhnya menyentuh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hingga kini, proyek PSEL di Jogja masih belum memiliki kepastian jadwal pelaksanaan groundbreaking.
Advertisement
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, mengaku belum menerima informasi terbaru terkait hal tersebut.
“Belum tahu, belum ada kepastian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).
BACA JUGA
Tunggu Pengumuman Pemenang Tender
Kusno menjelaskan, saat ini Pemda DIY masih menunggu pengumuman pemenang tender Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) untuk proyek PSEL Jogja.
Tender tersebut dilelang oleh Danantara dan ditargetkan diumumkan pada April 2026.
“Kami masih menunggu pengumuman pemenang April ini,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi lanjutan baru akan dilakukan setelah pemenang tender resmi ditetapkan.
Menurut Kusno, hingga saat ini belum ada pembahasan teknis lebih lanjut antara Pemda DIY dan Danantara terkait perkembangan proyek.
Koordinasi intensif, termasuk terkait jadwal groundbreaking, baru akan dilakukan setelah proses tender rampung.
“Kalau sudah ada pemenang baru dilakukan koordinasi intensif termasuk groundbreaking,” ujarnya.
Masih Tahap Seleksi Mitra
Sementara itu, Director of Investment Danantara Investment Management, Fadli Rahman, sebelumnya menyebut Jogja masuk dalam tahap awal penawaran proyek PSEL.
Namun, hingga pengumuman tender terakhir, proyek di Jogja belum mendapatkan mitra pengelola.
Saat ini proses seleksi masih berlangsung, terutama terkait negosiasi dan penyesuaian timeline proyek.
“Di Jogja kami masih proses pemilihan mitra, ada beberapa hal terkait negosiasi, yang paling penting adalah dari sisi timeline,” ujarnya.
Proyek PSEL sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik berbasis limbah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pesawat Militer AS Lepas Landas dari Tel Aviv di Tengah Negosiasi Iran
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






