LBH Jogja Ungkap Kronologi Bentrok Malioboro hingga Tugu Jogja
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Bus Sekolah/Instagram: Dinas Perhubungan Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Layanan Bus Sekolah “Si Bulan” di Sleman Timur mulai menunjukkan potensi besar. Dalam waktu sebulan, jumlah penumpang di dua koridor baru bahkan nyaris menembus angka 1.000 orang.
Data operasional Maret 2026 mencatat total 973 penumpang dilayani pada Koridor 3 dan Koridor 4, meski sempat terpotong libur Hari Raya Idulfitri. Angka ini menjadi sinyal awal kuatnya kebutuhan transportasi publik di wilayah timur Sleman.
Secara rinci, shift pagi mencatat 433 penumpang, sementara shift sore lebih tinggi dengan 540 penumpang. Lonjakan pada sore hari menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat setelah aktivitas sekolah dan kerja.
Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dishub Sleman, Rosalyna Setia Wardhani, menjelaskan bahwa pengguna layanan pada pagi hari didominasi pelajar. Di Koridor 3 tercatat 327 pelajar, sedangkan Koridor 4 sebanyak 168 pelajar.
“Dominasi pelajar ini menegaskan bus sekolah menjadi solusi penting akses pendidikan, khususnya di jalur Pakem hingga kawasan Adisutjipto,” ujarnya.
Menariknya, pengguna dari kalangan umum mulai meningkat, terutama pada sore hari. Tercatat 247 penumpang umum memanfaatkan Koridor 4, yang menghubungkan kawasan bandara dengan wilayah permukiman dan wisata di Pakem.
“Dua koridor ini baru dibuka per Maret kemarin,” kata Rosalyna.
Layanan sempat dihentikan sementara saat libur Idulfitri 1447 H pada 18–24 Maret 2026, sebelum kembali beroperasi pada 25 Maret.
Dari sisi armada, Koridor 3 dilayani bus besar berwarna abu-abu, sedangkan Koridor 4 menggunakan bus besar berwarna biru. Capaian hampir 1.000 penumpang dalam kondisi bulan terpotong libur dinilai sebagai indikator kuat potensi pertumbuhan ke depan.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Sleman, Marjana, menyebut saat ini pihaknya masih fokus mengoptimalkan empat koridor yang sudah ada.
“Kami masih mengoptimalkan empat koridor. Ada rencana penambahan, tetapi menunggu kepastian pembangunan sekolah rakyat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kajian pengembangan jaringan transportasi sebenarnya sudah tersedia, namun implementasi masih terkendala kebutuhan anggaran dan koordinasi lintas instansi.
“Idealnya Sleman memiliki delapan koridor. Saat ini baru empat. Kami juga mempertimbangkan dukungan CSR untuk memenuhi kebutuhan sarana dan operasional,” katanya.
Ke depan, penguatan koridor di Sleman Timur diprediksi menjadi tulang punggung sistem transportasi terintegrasi, terutama dalam mendukung mobilitas pelajar dan masyarakat umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Kelurahan Terban Jogja menggelar penyuluhan KUHP dan KUHAP sekaligus mengenalkan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan.
Rekrutmen CPNS dan PPPK Gunungkidul 2026 belum dipastikan. Pemkab mengajukan 370 formasi, tetapi masih menunggu keputusan pusat.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.