Aduan Pembakaran Sampah di Sleman Naik 40%, Satpol PP Kepayahan
Aduan sampah di Sleman naik sekitar 40% pada 2026. Pembakaran sampah menjadi salah satu laporan yang paling banyak ditangani Satpol PP.
Bus Sekolah/Instagram: Dinas Perhubungan Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Layanan Bus Sekolah “Si Bulan” di Sleman Timur mulai menunjukkan potensi besar. Dalam waktu sebulan, jumlah penumpang di dua koridor baru bahkan nyaris menembus angka 1.000 orang.
Data operasional Maret 2026 mencatat total 973 penumpang dilayani pada Koridor 3 dan Koridor 4, meski sempat terpotong libur Hari Raya Idulfitri. Angka ini menjadi sinyal awal kuatnya kebutuhan transportasi publik di wilayah timur Sleman.
Secara rinci, shift pagi mencatat 433 penumpang, sementara shift sore lebih tinggi dengan 540 penumpang. Lonjakan pada sore hari menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat setelah aktivitas sekolah dan kerja.
Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dishub Sleman, Rosalyna Setia Wardhani, menjelaskan bahwa pengguna layanan pada pagi hari didominasi pelajar. Di Koridor 3 tercatat 327 pelajar, sedangkan Koridor 4 sebanyak 168 pelajar.
“Dominasi pelajar ini menegaskan bus sekolah menjadi solusi penting akses pendidikan, khususnya di jalur Pakem hingga kawasan Adisutjipto,” ujarnya.
Menariknya, pengguna dari kalangan umum mulai meningkat, terutama pada sore hari. Tercatat 247 penumpang umum memanfaatkan Koridor 4, yang menghubungkan kawasan bandara dengan wilayah permukiman dan wisata di Pakem.
“Dua koridor ini baru dibuka per Maret kemarin,” kata Rosalyna.
Layanan sempat dihentikan sementara saat libur Idulfitri 1447 H pada 18–24 Maret 2026, sebelum kembali beroperasi pada 25 Maret.
Dari sisi armada, Koridor 3 dilayani bus besar berwarna abu-abu, sedangkan Koridor 4 menggunakan bus besar berwarna biru. Capaian hampir 1.000 penumpang dalam kondisi bulan terpotong libur dinilai sebagai indikator kuat potensi pertumbuhan ke depan.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Sleman, Marjana, menyebut saat ini pihaknya masih fokus mengoptimalkan empat koridor yang sudah ada.
“Kami masih mengoptimalkan empat koridor. Ada rencana penambahan, tetapi menunggu kepastian pembangunan sekolah rakyat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kajian pengembangan jaringan transportasi sebenarnya sudah tersedia, namun implementasi masih terkendala kebutuhan anggaran dan koordinasi lintas instansi.
“Idealnya Sleman memiliki delapan koridor. Saat ini baru empat. Kami juga mempertimbangkan dukungan CSR untuk memenuhi kebutuhan sarana dan operasional,” katanya.
Ke depan, penguatan koridor di Sleman Timur diprediksi menjadi tulang punggung sistem transportasi terintegrasi, terutama dalam mendukung mobilitas pelajar dan masyarakat umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aduan sampah di Sleman naik sekitar 40% pada 2026. Pembakaran sampah menjadi salah satu laporan yang paling banyak ditangani Satpol PP.
Ubaidillah mengalahkan tunggal putra Malaysia 21-11, 21-11 dan membawa tim beregu putra Indonesia ke semifinal Asian Games 2026.
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Sebanyak 210 mahasiswa DIY dari empat perguruan tinggi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.