Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Penumpang merangkai bunga di Stasiun Yogyakarta pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam peringatan Hari Kartini. /Harian Jogja-Stefani Yulindriani.
Harianjogja.com, JOGJA—Suasana berbeda tampak di Stasiun Yogyakarta pada Selasa (21/4/2026). Seluruh operasional dan layanan di stasiun tersebut dikendalikan oleh petugas perempuan dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Langkah ini menjadi bentuk nyata apresiasi terhadap peran perempuan sekaligus penegasan bahwa kesempatan berkarier terbuka setara di berbagai bidang, termasuk sektor operasional perkeretaapian yang selama ini identik dengan laki-laki.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Jogja Feni Novida Saragih menyampaikan, seluruh lini pelayanan hari itu diisi oleh perempuan, mulai dari kepala stasiun, petugas pelayanan, teknisi, hingga Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).
“Hari ini Stasiun Yogyakarta sepenuhnya dilayani oleh petugas perempuan. Kami ingin memberikan apresiasi atas semangat Kartini yang menginspirasi,” ujarnya di Stasiun Yogyakarta.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 96 petugas perempuan dari total 1.964 pegawai di wilayah Daop 6. Bahkan, perusahaan telah memiliki tiga kepala stasiun perempuan sebagai bagian dari peningkatan peran perempuan di sektor ini.
Meski demikian, untuk posisi masinis dan kondektur aktif di wilayah Daop 6 saat ini belum kembali diisi oleh perempuan, seiring adanya petugas yang telah memasuki masa purna tugas.
Selain penugasan khusus, KAI juga terus menghadirkan inovasi layanan yang ramah perempuan. Salah satunya melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI.
“Fitur ini memungkinkan penumpang perempuan melihat posisi duduk sesama penumpang perempuan dalam satu gerbong, sehingga dapat memilih tempat duduk yang dirasa lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Peringatan Hari Kartini di stasiun juga diramaikan dengan kegiatan pembagian bunga mawar kepada penumpang perempuan serta aktivitas merangkai bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi perempuan Indonesia.
Salah satu penumpang, Febi, yang hendak bepergian ke Surabaya mengaku menikmati kegiatan tersebut. Ia menyebut pengalaman merangkai bunga menjadi hal baru yang menyenangkan.
“Turut senang bisa berpartisipasi. Ini pengalaman baru bagi saya karena sebelumnya belum pernah merangkai bunga, ternyata seru sekali,” katanya.
Ia juga menambahkan, kegiatan tersebut memberi kesempatan untuk berinteraksi dan berkenalan dengan penumpang lain selama berada di stasiun.
Momentum Hari Kartini ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran perempuan di sektor transportasi terus berkembang, tidak hanya di lini pelayanan, tetapi juga berpotensi meluas ke bidang operasional lainnya di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin