Advertisement
Peringati Hari Kartini, KAI Tampilkan Peran Perempuan di Stasiun
Penumpang merangkai bunga di Stasiun Yogyakarta pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam peringatan Hari Kartini. - Harian Jogja/Stefani Yulindriani.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Suasana berbeda tampak di Stasiun Yogyakarta pada Selasa (21/4/2026). Seluruh operasional dan layanan di stasiun tersebut dikendalikan oleh petugas perempuan dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Langkah ini menjadi bentuk nyata apresiasi terhadap peran perempuan sekaligus penegasan bahwa kesempatan berkarier terbuka setara di berbagai bidang, termasuk sektor operasional perkeretaapian yang selama ini identik dengan laki-laki.
Advertisement
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Jogja Feni Novida Saragih menyampaikan, seluruh lini pelayanan hari itu diisi oleh perempuan, mulai dari kepala stasiun, petugas pelayanan, teknisi, hingga Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).
“Hari ini Stasiun Yogyakarta sepenuhnya dilayani oleh petugas perempuan. Kami ingin memberikan apresiasi atas semangat Kartini yang menginspirasi,” ujarnya di Stasiun Yogyakarta.
BACA JUGA
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 96 petugas perempuan dari total 1.964 pegawai di wilayah Daop 6. Bahkan, perusahaan telah memiliki tiga kepala stasiun perempuan sebagai bagian dari peningkatan peran perempuan di sektor ini.
Meski demikian, untuk posisi masinis dan kondektur aktif di wilayah Daop 6 saat ini belum kembali diisi oleh perempuan, seiring adanya petugas yang telah memasuki masa purna tugas.
Selain penugasan khusus, KAI juga terus menghadirkan inovasi layanan yang ramah perempuan. Salah satunya melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI.
“Fitur ini memungkinkan penumpang perempuan melihat posisi duduk sesama penumpang perempuan dalam satu gerbong, sehingga dapat memilih tempat duduk yang dirasa lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Peringatan Hari Kartini di stasiun juga diramaikan dengan kegiatan pembagian bunga mawar kepada penumpang perempuan serta aktivitas merangkai bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi perempuan Indonesia.
Salah satu penumpang, Febi, yang hendak bepergian ke Surabaya mengaku menikmati kegiatan tersebut. Ia menyebut pengalaman merangkai bunga menjadi hal baru yang menyenangkan.
“Turut senang bisa berpartisipasi. Ini pengalaman baru bagi saya karena sebelumnya belum pernah merangkai bunga, ternyata seru sekali,” katanya.
Ia juga menambahkan, kegiatan tersebut memberi kesempatan untuk berinteraksi dan berkenalan dengan penumpang lain selama berada di stasiun.
Momentum Hari Kartini ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran perempuan di sektor transportasi terus berkembang, tidak hanya di lini pelayanan, tetapi juga berpotensi meluas ke bidang operasional lainnya di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Geng Remaja di Bantul Diduga Culik dan Siksa Korban hingga Tewas
- Remaja Tenggelam di Parangtritis Ditemukan Meninggal Dunia
- Ribuan Ikan Mati di Sungai Belik Pandes, Tercemar Limbah IPAL
- Disiapkan 12 Hektare, Proyek Kantor Terpadu Pemkab Gunungkidul Lanjut
- Embarkasi Hotel Kulonprogo Siap Dipakai Perdana Besok
Advertisement
Advertisement








