Polda DIY Catat 170 Kecelakaan pada Pekan Pertama Operasi Patuh Progo
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Potret bangunan SDN Nglarang yang terdampak Tol Jogja-Solo mulai dibongkar. Pada Rabu (29/4/2026) nampak beberapa bagian ruangan telah dirobohkan./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemandangan berbeda terlihat di SDN Nglarang, Sleman, seusai dimulainya proses pembongkaran gedung sekolah demi kelancaran proyek Tol Jogja-Solo. Sebagian bangunan sekolah kini telah rata dengan tanah, namun kegiatan belajar mengajar (KBM) dipastikan tetap berjalan dengan berbagai penyesuaian darurat.
Proses pembongkaran fisik sekolah sudah berlangsung sejak Minggu (26/4/2026). Meskipun alat berat sudah mulai bekerja di area sekolah, pihak pengelola memastikan hak belajar para siswa tidak terabaikan melalui penerapan strategi pengaturan waktu kerja proyek.
Kepala SDN Nglarang, Endah Sri Sulistyowati, mengungkapkan bahwa area yang terkena dampak pembongkaran meliputi ruang kelas IV, V, VI, serta fasilitas dapur dan kamar mandi. Akibatnya, pihak sekolah harus memutar otak untuk menyediakan ruang kelas alternatif bagi para siswa.
Belajar di Ruang Darurat dan Perpustakaan
Kondisi terbatas memaksa siswa kelas IV untuk mengungsi dan melaksanakan KBM di ruang perpustakaan. Sementara itu, siswa kelas V dan VI harus berbagi tempat di aula sekolah yang disekat menjadi dua bagian.
Meski KBM dilaporkan tetap lancar, Endah mengakui adanya kendala teknis berupa kebocoran suara antar-kelas. Hal ini dikarenakan sekat di dalam aula tidak mampu meredam suara secara maksimal, sehingga aktivitas belajar satu kelas sering terdengar oleh kelas di sebelahnya.
“KBM-nya alhamdulillah lancar, hanya ada sedikit gangguan karena kelas yang disekat,” ungkap Endah pada Rabu (29/4/2026).
Kontraktor Dilarang Berisik Sebelum Jam Pulang
Guna meminimalkan gangguan pendengaran dan menjaga konsentrasi anak didik, pihak sekolah telah membuat kesepakatan ketat dengan kontraktor proyek Tol Jogja-Solo. Alat berat atau pekerjaan yang menimbulkan suara gaduh dilarang beroperasi selama jam sekolah berlangsung.
Aktivitas pembongkaran yang bising baru diperbolehkan beroperasi pada siang hari saat para siswa sudah meninggalkan lingkungan sekolah. Selama pagi hingga siang hari, pekerja di lokasi hanya diizinkan melakukan pekerjaan ringan yang tidak memicu polusi suara.
“Kalau pembongkaran pakai alat berisik, mohon dilakukan setelah anak-anak pulang,” tegas Endah.
SOP Keselamatan dan Antisipasi Debu
Faktor keselamatan menjadi prioritas utama selama proses peruntuhan gedung. Sekolah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat yang melarang siswa mendekati pagar pembatas atau area proyek pembangunan tol. Para guru secara rutin melakukan patroli dan memberikan peringatan agar anak-anak tidak melewati zona berbahaya tersebut.
Terkait dampak debu konstruksi, pihak sekolah menyebut situasinya masih terkendali karena terbantu cuaca hujan yang meredam partikel debu. Namun, sebagai langkah pencegahan, masker telah dibagikan kepada seluruh siswa untuk melindungi kesehatan pernapasan mereka.
Progres Tol Jogja-Solo dan Rencana Relokasi
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo, Rudy Hardiansyah, menyebutkan bahwa proyek tol ruas Trihanggo hingga Junction Sleman tengah dikebut dengan target penyelesaian pada Oktober 2026. Saat ini, progres konstruksi secara keseluruhan telah mencapai hampir 80 persen dengan pembebasan lahan yang sudah menyentuh angka 99 persen.
Di sisi lain, masa depan SDN Nglarang masih menunggu proses perizinan relokasi. Lahan pengganti saat ini diketahui masih berupa area kebun dan kolam, sehingga pihak sekolah tetap bersiaga jika sewaktu-waktu harus menerapkan sistem Belajar Dari Rumah (BDR) apabila kondisi di lokasi proyek tidak lagi memungkinkan untuk KBM tatap muka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Program Gentengisasi meluncurkan pengiriman 2,4 juta genteng Jatiwangi. Sugiono menyebut program ini berpotensi menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja.
Lima mahasiswa UGM asal Banyumas mengolah limbah jerami menjadi hard carbon untuk material anoda baterai ion natrium.
Napoli menahan Lazio 1-1 di Liga Italia 2026/2027. Hasil ini memutus lima kemenangan beruntun Lazio, tetapi mereka tetap di puncak klasemen.
Tanaka Hirataro Setiawan terpilih sebagai Ketua Pengcab Orado Bantul periode 2026-2030 dalam Muscab di Sleman.
Mentan Amran menegaskan bantuan alsintan gratis dan meminta masyarakat melaporkan dugaan penyimpangan melalui kanal Lapor Pak Amran.